Kabar Gembira, Pemkab Mamuju Aktifkan Kembali 22.138 Peserta BPJS Kesehatan

0
198

Mapos, Mamuju – Kabar baik bagi 22.138 peserta BPJS Kesehatan yang di nonaktifkan Pemprov Sulbar, bulan Juli mendatang akan aktif kembali.

Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir lagi untuk berobat karena telah masuk tanggungan Pemkab Mamuju. Kendati demikian, dia tetap mengimbau agar warganya menjaga prokes dan 3 M sebagai langkah pencegah penyakit dan pandemi covid.

“Dana lima milliar sekian kepada BPJS untuk mengcover masyarakat kita sebanyak 22.138 peserta,” kata Sutinah saat acara penyerahan dana pengalihan pembayaran premi BPJS kesehatan tanggungan Pemprov Sulbar kepada Pemkab Mamuju di Sapota, Mamuju,. Rabu (02/06/2021).

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Tina menjelaskan, upaya Pemkab Mamuju yang kembali mengaktifkan BPJS Kesehatan milik warga itu merupakan komitmen Tina-Ado untuk mewujudkan semua program yang tertuang dalam visi-misi Mamuju Keren.

“Banyak masyarakat yang datang melapor ke saya bahwa BPJSnya itu, begitu mereka sakit masuk rumah sakit, begitu di cek ternyata BPJSnya tidak aktif, ternyata itu yang dicover oleh provinsi yang tahun ini tidak dicover lagi. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kami karena itu masyarakatnya kami, kami wajib mengambil alih tugas yang sudah dilaksanakan provinsi,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata Tina, Pemkab Mamuju terus upayakan capai cakupan kesehatan semesta atau Universal health Coverage (UHC). Cakupan kesehatan semesta menjamin seluruh masyarakat di Mamuju mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan

“Kita pelan-pelan bulan ini kita mengcover 22.138 insya Allah Oktober, kita melihat anggaran setelah perubahan, kita bisa mencapai UHC, 95 persen masyarakat Mamuju sudah tercover di BPJS,” paparnya.

Kepala Bidang Perluasan Peserta BPJS Kesehatan Sulbar Andi Irfan menerangkan, bagi warga Mamuju yang kartu BPJS Kesehatannya yang tak aktif akan kembali dapat digunakan pada bulan depan.

“Hari ini, kami sudah menerima Remi jaminan kesehatan dari Bupati Mamuju, artinya mengaktifkan kembali data yang non aktif kemarin yang ditanggung provinsi, itu 22.138 ribu jiwa. Kabupaten Mamuju mengambil langkah solutif menanggung kembali dan menyiapkan anggaran,” katanya.

Andi Muhammad Irfan mengatakan, warga tak perlu khawatir lagi untuk datang berobat di pusat pelayanan kesehatan.

“Saya kira ini kabar yang gembira buat masyarakat karena tidak usah khawatir lagi kartunya yang non aktif kini aktif kembali,” tutupnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.