Jika Terpilih, Prabowo – Sandi Akan Angkat Honorer Jadi PNS

Nasional

Mapos, Jakarta – “Jika nantinya Prabowo-Sandi terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden, Honorer akan diangkat menjadi PNS,” kata Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dradjad Wibowo. Dikutip dari idntimes.com.

Dradjad Wibowo mengatakan, soal nasib guru honorer, yang menurutnya tak kunjung mendapat kesejahteraan.

Wakil Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu berjanji pasangan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mampu memberi kesejahteraan guru, jika nantinya terpilih.

Mengutip visi-misi Prabowo-Sandi, Dradjad mengatakan, pada butir 10 terdapat komitmen Prabowo-Sandi kepada guru honorer K2, untuk mengangkat secepatnya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya kutip saja dari visi misi Prabowo Sandi, program aksi Kesejahteraan Rakyat butir 10: ‘Mengangkat guru honorer secepatnya secara berkala dan tenaga honorer K2 menjadi ASN’,” kata Dradjad, Minggu (4/11/2018).

Dradjad juga mengatakan, Prabowo-Sandi akan memberlakukan upah minimum kepada guru honorer.

“Termasuk di bawah lingkungan Kementerian Agama dan lainnya, memberlakukan upah minimum untuk kategori guru swasta, PAUD, madrasah dan yayasan,” ucap dia.

Selain persoalan guru honorer, kata Dradjad, Prabowo-Sandi juga akan memperbaiki kesejahteraan guru, dosen, peneliti, dan penyuluh. Komitmen pasangan capres ini juga akan mengefisiensikan pengguanaan anggaran pendidikan.

“Memperbaiki tingkat kesejahteraan dosen, peneliti, dan penyuluh, serta efisiensi penggunaan anggaran pendidikan demi meningkatkan kualitas pendidikan. Jadi clear, secara bertahap guru honorer kita angkat sebagai ASN. Aturan yang bikin sulit akan kita ubah,” kata dia.

Prabowo-Sandi

Demo honorer didepan istana selama dua hari dengan tuntutan dapat diangkat menjadi PNS tak membuahkan hasil. Honorer pun mulai mengambil sikap untuk pilpres 2019.

(*)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.