Jika Anggaran Porprov Tidak Memadai, Fahmi Minta Cabor Dikurangi

Olahraga

Mapos, Majene – Pekan olahraga provinsi (Porprov) III Sulawesi Barat (Sulbar) akan dihelat di Kabupaten Majene tahun ini. Untuk itu Koni Kabupaten Majene, Koni Sulbar dan Pemerintah Kabupaten Majene gelar rapat koordinasi (Rakor), di ruang rapat wakil bupati Majene, Senin (19/3/2018).

Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, jika anggaran tidak memadai di Porprov Sulbar III, maka sejumlah cabang olahraga (Cabor) harus dikurangi.

“Kalau anggaran tidak memadai, berarti solusinya ada pemangkasan cabang olahraga,” ujar Fahmi.

Turut dibahas dalam Rakor antara lain sejumlah persiapan sarana dan prasaran serta
kesiapan anggaran.

Ketua Koni Majene Hasanuddin Mandra menyatakan bahwa Kabupaten Majene sangat siap sebagai tuan rumah Porprov Sulbar III.

“Kalau ada yang mengatakan, Majene tidak siap sebagai tuan rumah Porprov Sulbar, jangan percaya,” tegas Hasanuddin Mandra.

Hasanuddin Mandra menyayangkan karena sejauh ini pihaknya belum mendapat kepastian besaran anggaran pelaksanaan Porprov yang disiapkan oleh Pemprov Sulbar.

“Kita harap melalui rakor ini, sudah ada penetapan anggaran. Kalau Pemkab Majene sudah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp5,5 miliar untuk rehabilitasi atau pembangunan baru sarana dan prasaran olahraga, hanya saja belum dapat melaksanakan tender pembangunan karena belum ada penetapan Cabor,” ungkap Hasanuddin.

Siapnya Pemkab Majene sebagai tuan rumah Porprov III Sulbar diapresiasi oleh Ketua
Koni Sulbar Hamid. Namun dia belum bisa memberikan jumlah besaran anggaran yang harus disiapkan panitia sebab belum mengetahui jumlah Cabor yang akan dibiayai.

“Sesuai hasil rapat, terdapat 32 cabang olahraga yang kita sepakati, tapi itu belum final, karena masih ada Cabor lainnya,” ujar Hamid.

Lebih jauh kata dia, pihaknya telah mengusulkan anggaran Porprov ke Pemprov Sulbar sebesar Rp20 miliar dengan empat item kegiatan yang paling mendasar, yakni Porprov, Prapon 2019, biaya operasinal Koni dan bantuan kepada Cabor lainnya.

Awalnya kata dia, Koni mengusulkan anggaran Rp20 miliar, tapi eksekutif dan legislatif hanya mengakomodir sebesar Rp7,620 miliar saja.

“Besaran anggaran inilah yang kita dapat, sehingga kami masih menunggu informasi dari Pemkab Majene, berapa kira-kira yang dibutuhkan,” kata Hamid.

Dia berharap anggaran peruntukan Porprov Sulbar masih akan bertambah dari Pemprov Sulbar.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *