Jaringan Telkomsel Alami Gangguan, Ini Kata Branch Manager PT. Telkom Sulbar

Sulawesi Barat

Mapos, Mamuju¬†–¬†Jaringan Telkomsel dilaporkan mengalami gangguan di wilayah Mamuju, Sulbar. Beberapa pengguna melaporkan sinyal hilang.

Seperti dilaporkan oleh pengguna Telkomsel, di Mamuju. Mereka mengutarakan keluhannya atas blanknya signal telkomsel.

Mamujupos.com telah menghubungi Telkomsel untuk meminta konfirmasi. Mereka membenarkan sedang terjadi gangguan di beberapa lokasi yakni di Malunda dan Tarailu.

Menurut Brans Manager PT. Telkom Area Sulbar, Joni Riba, gangguan jaringan akibat penggalian yang dilakukan oleh pihak PDAM Mamuju di wilayah Malunda dan Tarailu yang mengakibatkan kerusakan kabel piber optik yang terputus.

“Sedang terjadi gangguan jaringan, imbasnya jaringan blank. Yang terimbas kawasan Mamuju dan sekitarnya. Saat ini kami tengah melakukan upaya maksimal perbaikan sehingga layanan kami dapat kembali beroperasi dengan normal,” kata Joni.

Pria yang biasa disapa Kakandatel ini menambahkan bahwa gangguan ini sangat mengganggu pelanggan telkomsel akibat dari penggalian yang mengakibatkan rusaknya kabel tersebut.

Dia juga menyesalkan, tindakan dari pihak PDAM yang melakukan penggalian tanpa koordinasi terlebih dahulu ke telkom yang berimbas kepada terkenanya kabel piber tersebut.

“Harusnya sih, pihak PDAM sebelum melakukan penggalian, mestinya koordinasi dulu ke telkom biar kami sampaikan titik-titik kabel,” kesalnya.

Dia juga menjelaskan, dua hari dengan ini, jaringan hilang, yang kemarin pada Selasa (23/10/2018), akibat penggalian pipa PDAM di Tarailu yang berimbas putusnya kabel telkom dan ini hari, Kamis (25/10/2018), di Malunda dengan kasus yang sama juga yakni, penggalian pipa yang berimbas putusnya kabel.

Disinggung soal kerugian akibat tidak beroperasinya jaringan, Joni mengatakan, untuk 1 jam saja kerugian ditafsir itu mencapai Rp. 200 juta.

“Ditafsir mencapai Rp. 200 juta untuk 1 jam. Bayangkan kalau berjam-jam,” ujarnya.

Dia menuturkan, pihaknya tidak mempersoalkan itu. “Yang kami butuhkan adalah saling koordinasi terlebih dahulu. Ya sebelum melakukam penggalian ada baiknya saling koordinasi,” sebutnya.

Tidak ketinggalan dirinya mewakili Telkomsel menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para pelanggan.

“Telkomsel menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas gangguan jaringan yang telah menyebabkan ketidaknyamanan khususnya pelanggan wilayah Mamuju,” pungkasnya.

Dirinya juga berharap, kepada PDAM, PLN dan PU yang akan melakukam penggalian agar terlebih dahulu melakukan koordinasi agar apa yang tidak diharapkan bisa dicegah.

“Saya siap saling bekerjasama dengan semua pihak, demi kenyamanan bersama, agar kejadian ini tidak terulang lagi,” kuncinya.

Brans Manajer PT. Telkom Area Sulbar, Joni Riba.

Sementara itu, Manager Corporate Communications PT Telkomsel Area Pamasuka (Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan), Rina Dwi Noviani mengatakan, tadi sekitar jam 10.30 Wita memang terjadi penurunan kualitas jaringan layanan di wilayah Mamuju yang dikarenakan problem link transmisi. Dan pukul 12.10 Wita, gangguan telah teratasi sehingga layanan telah normal sepenuhnya.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya.

Dia mengatakan, untuk memberikan pelayanan terkait dengan segala kebutuhan dan permasalahan pelanggan, Telkomsel menyediakan layanan GraPARI dan Call Center 188.

(usman)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.