Irwasum Resmikan RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso Polda Sulbar

Sulawesi Barat

Mapos, Mamuju – Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Putut Eko Bayuseno meresmikan RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso di jalan Arteri Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Foto istimewa.

Putut menyampaikan, salah satu program yang ingin digenjot oleh kepolisian memang perbaikan di bidang kesehatan.

“Kita genjot enggak mau anggota kita kalau sakit bingung. Syukur anggota Polri semua sudah ikut BPJS. Rumah sakit dan kemampuan Polri di bidang kesehatan kita kembangkan,” tutur Putut Eko Bayuseno saat pidato di lokasi peresmian, Senin (16/4/2018).

Tentunya yang terpenting fasilitas tersebut diperuntukkan agar penanganan kesehatan masyarakat dapat diatasi sepenuhnya.

“Ini adalah soft weapon, senjata lunak kepada masyarakat. Sehingga wajah Polri tidak hanya tembak, mati, komplain. Tapi ini humanis (menangani kebutuhan kesehatan masyarakat),” jelas dia.

Peresmian itu dimulai tepat pukul 16.00 Wita.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara TK.1 Raden Said Sukanto, Brigjen Pol dr Didi Agus Mintadi juga turut hadir dalam acara tersebut beserta dr Lenny Pintowari yang mewakili Kapusdokkes Mabes Polri, Kimia Farma Pusat, Kabid Dokkes Polda Sulsel, Karumkit Bhayangkara TK. II Makassar, Kimia Farma Makassar, Pejabat Utama Polda Sulbar.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, fasilitas rawat inap yang kita namai mantan Kapolri kita, Hoegeng Iman Santoso secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata Putut.

Sementara itu Kapolda Sulbar Brigjen (Pol) Baharuddin Djafar dalam sambutannya mengatakan, RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso merupakan rumah sakit tingkat IV.

“Insya Allah, dengan adanya RS Bhayangkara kita ini, semua anggota Polri dan masyarakat dapat terlayani,” papar Baharuddin.

Baharuddin berharap, untuk kedepannya, dengan doa kita bersama RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso bisa menuju ke tingkat III, tentunya dengan harapan kita bersama.

Ia memaparkan, rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso, menyediakan sebanyak 58 tempat tidur pasien, dengan rincian 11 tempat tidur kelas I, 22 Kelas II, 24 kelas III, ditambah dengan VVIP sebanyak 3 tempat tidur.

Foto istimewa.

Ditempat yang sama, Kapusdokkes Mabes Polri, dr Lenny Pintowari mengapresiasi peresmian gedung baru tersebut. Dia berpesan agar pemakaian ruangan tersebut dapat terlebih dahulu melalui proses rujukan.

“Barangkali betul suatu saat pejabat masuk VIP, tetap melalui sistem rujukan. Kami minta rujukan tetap dilakukan. Tidak usah ke puskesmas, tapi di sini bisa disediakan FKTP (Fasilitas Kesehatan tingkat pertama). Kalau pantas untuk dirujuk ya dirujuk. Tapi Kalo bisa di primer tetap di primer dulu,” ujar Lenny.

Dia juga berharap pelayanan rumah sakit tidak pandang bulu. Semua tetap mendapatkan perlakuan yang sama dalam penanganan kesehatan di RS Bhayangkara Polri.

“Jangan lupa juga keamanan pasien dijaga betul. Pasien center care juga diperhatikan,” Lenny menandaskan.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *