Ini yang Dikatakan Wabup Majene Saat Buka Bersama Kodim 1401 Majene

Majene

Mapos, Majene – Wakil Bupati Majene Lukman Nurman bahas soal pentingnya pancasila. Menurut dia, berkat pancasila maka sampai saat ini kita aman melaksanakan ibadah.

Plt Dekan Majene Arifuddin bersama jajarannya saat buka puasa di Makodim 1401 Majene. Foto : Ipunk

“Tidak seperti sebelum negara kita merdeka. Menjalankan ibadah seperti sekarang sangat sulit dilakukan karena kita dibawah tekanan. Saat ini setelah negara dibangun dengan dasar demokrasi pancasila, kita sudah nyaman menjalankan ibadah,” kata Wakil Bupati Majene Lukman Nurman sesaat sebelum buka puasa bersama di Makodim 1401 Majene Selasa (29/5/2018).

Dihadapan Plt Sekretaris Kabupaten Majene Arifuddin, para personel Kodim 1401 Majene, pelajar, mahasiswa, serta undangan lainnya, Lukman mengatakan, bagi generasi muda jangan bosan mendapat pemahaman pancasila.

Negara maju katanya, seperti di Jepang, yang menjadi kurikulum pertama yaitu mengutamakan nilai penghormatan yang luar biasa. “Kedua adalah salam yang menjadi modal utama dan ke tiga yaitu disiplin,” kata Lukman.

Dia mengakui bahwa disiplin tentara patut dicontoh. Bahkan Lukman menyinggung Plt Sekda Majene yang turut hadir agar disiplin pegawai juga patut ditegakkan seperti disiplin tentara.

Lebih jauh, Lukman mengajak pemuda atau siswa untuk terus mempertahankan nilai-nilai pancasila dalam kerangka bela negara.

Tak lupa Lukman berterima kasih kepada pihak Kodim 1401 Majene karena selama ini mampu berakselarasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dengan memperbanyak silaturrahmi. “Karena melalui silaturrahmi akan diperoleh banyak informasi,” katanya.

Wabup Lukman juga menyinggung kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang tengah berlangsung di Kabupaten Majene yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Majene.

“Melalui progran TMMD oleh tentara sehingga dalam jangka waktu yang panjang akan banyak dirasakan oleh masyarakat.TNI telah berkontribusi banyak kepada daerah Majene,” kata Lukman.

Dia memberi contoh, tadinya banyak daerah atau pelosok yang terisolir dan oleh masyarakat setempat merasa bahwa daerahnya belum merdeka. “Sekarang setelah TMMD masuk, orang yang merasa diri belum merdeka sudah merasakan manfaatnya karena akses jalan sudah terhubung antara desa yang satu ke desa lainnya. Akses jalan ini yang memudahkan masyarakat terkoneksi,” pungkas Lukman.

Sementara Plt Sekab Majene Arifuddin merespon sambutan Dandim 1401 Letkol Inf Rahman yang menyebut generasi muda perlu diberi pemahaman bela negara melalui pancasila sejak usia sekolah.

“Bahkan ketika istri kita mulai hamil, sudah harus tertanam jiwa bela negara melalui asupan gizi yang diberikan,” kata Arifuddi.

Karena malalui asupan gizi akan lahir satu generasi yang kokoh dan patuh pada ajaran orang tua. “Jangan heran ada anak masih usia lima tahun sudah hafal Al Quran. Itu karena sejak dalam kandungan sudah diberi asupan gizi dan menanamkan jiwa keimanan,” kata Arifuddin.

Sementara itu, Letkol Rahman
menyebut melalui buka puasa bersama yang dihelat oleh jajarannya merupakan ajang silaturrahmi untuk membangun sinergitas.

“Silaturrahmi ini juga ibadah karena didalamnya ada makna kuat dengan saling mengajak kejalan yang benar. Terima kasih para undangan karena telah memenuhi undangan sebab memenuhi undangan adalah sebuah kewajiban,” tandas Letkol Rahman.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *