Ini yang Dikatakan Dandim Majene Saat Pimpin Upacara Hari Pancasila

Majene

Mapos, Majene – Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai filsafah dan dasar negara yang kokoh sebagai pondasi dibangunnya Indonesia bersatu, berdaulat adil dan makmur. Tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita.

Demikian dikatakan Komandan Kodim 1401 Majene Letkol Inf Rahman T Leho saat pimpin upacara bendera memperingati hari lahirnya Pancasila di halaman Makodim 1401 Majene Jum’at (01/5/2018) pagi tadi.

Dihadapan Komandan Upacara Kapten Inf Rahmad, Perwira Upacara Kapten Syarifuddin, Pembaca Pembukaan UUD 1945 Lettu Inf Taufiq Hasibuan, Pengucap Sapta Marga Serka Achmal Schu, Pengucap Sumpah Prajurit Serda Irfan, Pengucap Delapan Wajib TNI TNI Serda Nirwan, Pembaca Panca Prasetya Krops pegawai Republik Indrawati dab peserta upacara lainnya seperti, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 1401/Majene, 1 Sst Personil Makodim 1401/Majene, 1 Sst Personil Koramil jajaran Kodim 1401/Majene, Letkol Rahman membacakan sambutan seragam Presiden RI antara lain mengatakan sungguh pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin pada faunding fathers Indonesia. Pancasila pertama kali di uraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945.

“Sebagai bangsa yang majemuk yang terdiri atas 714 Suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup dilebih dari 17.000 pulau semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita harus terus bersatu memperkokoh semangat kebhineka tunggal ika. Kita harus bersatu dalam upaya kita menjadi bangsa yang kuat bangsa yang benar dan bangsa pemimpin,” kata Presiden seperti ditirukan Letkol Rahman.

Dengan modal semangat dan energi kebersamaan katanya, kita akan mampu berprestasi untuk memenangkan kompetensi kita dan harus percaya diri serta berani bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin kompetetif

Peringatan hari lahir pancasila disetiap tanggal 1 Juni kata Rahman, harus dimanfaatkan sebagi momentum pengingat momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

“Marilah kita amalkan warisan mulia para faunding fathers ini untuk kemajuan bangsa dan sekaligus juga menjadi sumbangsi Indonesia kepada masyarakat dunia,” tandas Rahman.

(ipunk)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.