Ini Laporan Kepala BPS di Sosialisasi Penyusunan Disagregasi Matriks PMTB

Majene

Mapos, Majene – Dalam mewujudkan pembangunan di segala bidang, ketersediaan informasi yang valid dan akurat merupakan hal yang sangat penting. Adanya data valid dan akurat dapat menjadikan pembangunan lebih tararah dalam perencanaan dan evaluasinya.

Ini disebutkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majene, Syihabuddin dalam laporannya sesaat sebelum sosialisasi penyusunan disagregasi matriks Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) di salah satu hotel di Majene Selasa (10/4/2018) pagi tadi.

Syihabuddin mengatakan, sejalan dengan program pemerintah berupa perbaikan iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja dalam rangka pengembangan dunia usaha dan pariwisata, dibutuhkan data investasi fisk atau PMTB yang lebih rinci.

“Untuk itu Badan BPS melaksanakan kegiatan Penyusunan Disagregasi PMTB 2018 guna mendukung penuh kegiatan program prioritas nasional ini,” katanya.

Dihadapan Bupati Majene Fahmi Massiara dan para pimpinan OPD, Syihabuddin memaparkan kegiatan penyusunan disagregasi PMTB 2018 bertujuan untuk mendapatkan gambaran investasi fisik atau PMTB di Indonesia menurut jenis barang modal di lapangan usaha dan sektor institusi penerimanya.

Selain itu katanya, kegiatan Ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas data neraca nasional lain yang terkait dengan Investasi. Ketersediaan data PMTB yang rinci, akan membantu pemerintah mengambil kebijakan terutama dalam meningkatkan iklim investasi dan mempermudah investor dalam berusaha serta membantu dunia usaha menentukan arah kebijakan usahanya.

“Kegiatan pendataan Survei Penyusunan Disagregasi PMTB 2018 dilaksanakan di 34 provinsi yang meliputi 514 kabupaten/kota di Indonesia. Untuk Provinsi Sulawesi Barat, kegiatan ini mencakup 6 kabupaten dengan jumlah sampel total sebanyak 449 responden. Dan untuk Kabupaten Majene jumlah sampel sebanyak 70,” ungkap Syihabuddin.

Lebih jauh kata dia, responden kegiatan ini terdiri dari beberapa kalangan, yaitu dari rumah tangga usaha, perusahaan finansial dan nonfinansial. lembaga non formal yang melayani rumah tangga dan dinas-dinas terkait.

Pelaksanaan Sosialisasi Penyusunan Disagregasi PMTB 2018 diikuti oleh tamu undangan yang terdiri dari instansi terkait di Kabupaten Majene, serta pihak lain yang diharapkan dapat membantu menyampaikan irformasi akan pentingnya pelaksanaan penyusunan disagregasi PMTB 2018.

Dia berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat, unit usaha dan dinas-dinas terkait dapat menerima petugas BSP dan memberikan data akurat demi tercapainya hasil yang diharapkan.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *