Ini Kata MIS Soal PI Blok Sebuku ; Ada 5 Hal yang Akan Terjadi di Kabupaten Majene

Majene

Mapos, Majene – Banyak suara pesimis dan bahkan tidak sedikit yang mengatakan bahwa perjuangan mempertahankan bagi hasil Blok Sebuku di Pulau Lerek-lerekang adalah kepentingan golongan, kelompok atau orang-orang tertentu. Padahal, yang diperjuangkan Aliansi Masyarakat Majene (AMM) adalah murni demi untuk membangun Majene yang nota bene adalah daerah termiskin di Sulbar lantaran minim potensi unggulan yang sama dengan lima kabupaten lainnya.

Salah seorang penginisiatif aksi protes kebijakan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) karena membagi participating interest (PI) secara tidak adil, Muhammad Irfan Syarif (MIS) Selasa (12/6/2018) mengatakan dirinya meyakini 5 hal yang akan terjadi di Majene antara lain ; Gubernur Sulawesi Barat akan merubah sikapnya terkait Blok Sebuku melihat bersatunya masyarakat Majene untuk memperjuangkan hak mereka yang saat ini ia menyadari betul akan kebutuhan masyarakat.

Kedua, masyarakat Majene akan merasakan dampak positif yang luas baik dalam segi peningkatan ekonomi, peningkatan pendidikan, peningkatan pelayanan masyarakat, peningkatan pembangunan, peningkatan kualitas hidup sosial sampai pada peningkatan sumber daya manusia hingga di sudut-sudut Kabupaten Majene.

“Ketiga, Kabupaten Majene akan menjadi perbincangan di dunia, mengingat perkembangannya dalam 10 tahun kedepan. Keempat, Kabupaten Majene akan mendapatkan prestasi yang tak terduga karena anak-anak sekolahnya yang saat ini masih duduk di SD, SMP, SMA hingga mahasiswa akan menjadi generasi pencatat sejarah dunia,” kata mantan aktifis dari Fakultas Hukum UMI ini.

Dan yang kelima katanya, Kabupaten Majene akan menjadi daerah sentra yang jauh lebih dikenal pada sektor pendidikan dariapada Yogyakarta. “Bahkan akan menjadi lebih terkenal dibanding Inggris dengan Universitas Oxfordnya. Keyakinan ini Insyaallah akan terwujud dengan bersatunya kita masyarakat Majene hari ini dalam memperjuangkan hak mereka” tegas Muhammad Irfan Syarif seraya berseru bahwa tujuan yang dia bangun bersama tidak akan punah saat mereka tetap pada barisan yang sama, suara yang sama. “ALLAHU AKBAR!
ALLAHU AKBAR!
ALLAHU AKBAR!” tutupnya.

Diketahui, telah beredar undangan terbuka untuk seluruh masyarakat Majene bahwa akan ada rapat akbar lanjutan pada Selasa (12/6/2018) hari ini pukul 21.00 Wita di salah satu cefe di Lingkungan Binanga Kelurahan Labuang terkait bagi hasil PI.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *