Ini Jawaban Kadisdikpora Usai di Demo HMI

Berita Utama

Mapos, Majene – Usai di demo oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Rabu (17/1/2018) kemarin, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Majene mengaku menyesali guru dan Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) yang meliburkan siswa -siswi di Kecamatan Pamboang saat jam belajar lantaran ikut Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Koperasi Dharma Bhakti.

“Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak mengutamakan kepentingan lain diluar dari tugas pokok sebagai guru,” kata Kadisdikpora Kabupaten Majene, Ashar Malik, Kamis (18/1/2018).

Dikatakan, saat mendapat kabar soal siswa diliburkan karena ada RAT, dirinya sudah ‘menegur’ UPTD. “Tapi mereka sudah terlanjur meliburkan sekolah. Ya, ini akan dijadikan pembelajaran,” katanya.

Seharusnya, saat ada RAT, pihak sekolah menugaskan tenaga guru kontrak untuk mengisi jam guru yang akan mengikuti RAT.

“Di masing-masing sekolah kan ada guru kontrak, mereka itulah yang harus mengisi jam belajar. Jangan langsung siswa diliburkan,” sesal Ashar Malik.

Dia berharap semua tenaga pengajar dan pendidik yang ada di Kabupaten Majene, menjadikan peristiwa Rabu 17 Januari 2017 sebagai pembelajaran. (ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *