Ini Harapan Baru Petani di Sampaga

0
127

Mapos, Mamuju – CV. Putra Askadilla Syam dan PT. Jaya Tani Gersik bekerja sama dengan pemerintah Kecamatan Sampaga menggelar sosialisasi peningkatan produksi di bidang pertanian, perkebunan dan perikanan. Acara sosialisasi ini berlangsung di halaman kantor camat sampaga. Kamis (27/05/2021).

Dalam sambutannya camat sampaga, Hannang Syah,S,Pdi,M,Si menyampaikan rasa terimakasihnya Kepada semua pihak atas kehadirannya.dalam acara tersebut karena pupuk non subsidi sudah dikenal dan di pakai sampai ke Mamuju tengah. Singkatnya.

Pihak PT. Jaya Tani Gresik Andi Sudirman Bugis, SH.MH selaku staf khusus di dua kabupaten yaitu Kabupaten Pangkep dan Soppeng mengatakan bahwa legalitas PT ini memiliki surat edar yang lengkap dokumennya.yang lengkap pengadministrasian.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Kemudian mereknya lengkap dan jika petani ingin Maju ada istilah Petik Olah Jual,” kata Andi Sudirman.

Lanjut Andi Sudirman, tujuan dari kegiatan sosialisasi ini untuk memaparkan konsep kepada masyarakat agar menciptakan atau melahirkan petani petani yang sejahtera. Yang lebih mencintai profesinya sebagai petani.

“Demikian pula harapan kami kepada anak anak kita yang nantinya sebagai generasi penerus. Selain itu kami akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memahami cara melakukan pemupukan yang baik dan tepat. Masyarakat petani harus mengetahui tentang jenis pupuk,” katanya.

Dengan kehadiran Prof. Dr. Ir. Khaimuddin, Mp untuk pencerahan maka akan menambah wawasan bagi petani kita bahwa sesungguhnya pupuk itu banyak untuk kebutuhan pertanian bukan hanya urea, perusahaan kami juga menyediakan beberapa jenis pupuk seperti pupuk NPK, NPK Plus dan pupuk pelangi.

Kaimuddin dalam materinya yang pertama mengatakan bahwa Indonesia sangat tertinggal di bidang pertanian jika di bandingkan dengan negara-negara lain. Terutama di bidang karakter.

“Disiplinnya orang luar negeri luar biasa, yang kedua adalah teknik kalau kita bertani jujurlah. Kalau kita disini banyak Islam tapi sedikit muslim.Yang dimaksud disini adalah kecerdasan, cara yang perlu dipahami bersamaan dengan teknologi,” katanya.

Lanjut Prof. Selanjutnya ada katam atau kalender Tanam,terutama waktu tanam,perlu di Perhatikan dan memperhatikan apa hasil ekonomi yang harus didapat contoh kalau padi itu biji yang Akan didapat sama dengan jagung, Kita juga harus perhatikan cuaca,selanjutnya keadaan tanah(pH). baru kita pilih jenis pupuk yang harus Kita gunakan.tepat waktu,tepat jenis,dan tepat dosis,tepat cara,tepat harga, kemudian pemupukan harus berimbang sesuai dengan kebutuhannya.dari segi Pemupukan ada istilah inovasi pemupukan berbasis keseimbangan Hara.pintannya.

Dikegiatan itu tampak.hadir dari pihak PT. Jaya Tani Gresik Andi Sudirman Bugis,S.H.M.H dan CV. Putra Askadilla Syam. Muh. Nasirullah selaku Distributor wilayah Kabupaten Mamuju Wakil Ketua DPRD Kabupaten MamujuĀ  Syamsuddin Hatta, Pemateri Prof. DR.Ir.H.Kaimuddin,MP Camat Sampaga Hannang syah, S.Pdi. M.Si, Kapolsek Sampaga(diwakili) Kepala KUA Kecamatan Sampaga, PPL Sekecamatan Sampaga, Kepala Desa Sekecamatan Sampaga, Tiga Ketua Kolompok Tani setiap Desa Sekecamatan Sampaga serta Kepala Sekolah SD. SMP. SMA sekecamatan Sampaga dan tokoh masyarakat.

(texan yosafat)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.