Indriani Mahasiswi Tangguh Patut Dicontoh

Majene

Mapos, Majene – Senyum dikulum saat pertama ketemu dengannya di tempat pemilihan sampah di Kelurahan Baurung Kecamatan Baggae Timur Senin (14/5/2018) pagi.

“Saya Indriani,” katanya seraya mengulurkan tangan sebagai tanda mengenalkan diri.

Dalam diskusi singkat dengan Mapos, Indriani mengaku tengah kuliah di Universitas Sulawesi Barat.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya kuliah dia tak segan segan mengais rezeki lewat memilah sampah yang disediakan oleh Relawan 86.

Meski tempat tinggalnya di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polmam, tidak menyurutkan niatnya terus bekerja.

“Saya kuliah di Ulsulbar. Kegiatan sehari hari saya selain kuliah, saya kerja di tempat pemilahan sampah untuk bisa membantu biaya keseharian saya dan uang kuliah,” cerita Indriani.

Sebelum bekerja untuk memilah sampah, dirinya pagi-pagi buta sudah mengambil pakan ternak. Maklum, orang tuanya tidak punya pekerjaan tetap. Satu satunya ternak peliharaan milik orang tuanya harus diberi makan tiap hari.

“Saya selesaikan dulu tugas rumah baru berangkat kerja ke tempat pemilahan sampah. Pada jam istirahat siang sekitar jam 12.00, saya pulang ke rumah shalat dan makan. Setelah itu kembali lagi ke tempat kerja hingga jam 16.00 sore. Kemudian pulang shalat terus pergi ambil makanan sapi. Inilah rutinitaa yang saya lalukan tiap hari,” kata Indriani agak malu.

Meski didera himpitan ekonomi, Indriyani yakin cita-citanya kelak menjadi pebisnis sejati akan terwujud.

“Saya terinspirasi dari sosok Mentri Kelautan Ibu Susi. Dia seorang wanita hebat bagi saya,” katanya.

Indriani berharap kuliahnya di Unsulbar dapat selesai dengan bekerja sebagai pemilah sampah….Semoga sukses ya Indri…

(suhardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *