IMM Tuntut Kejelasan Status Hukum Pelaku Pemukulan

Hukum

Mapos, Mamuju – Aksi puluhan mahasiswa yang yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulbar, menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulbar, Selasa (23/01/2018). Mereka menuntut agar kasus pemukulan terhadap Dosen Sekokah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah (STIEM) Mamuju, Kaharuddin Baso, segera diproses secepatnya dan meminta kejelasan hukum dari status pelaku pemukulan.

Aksi IMM di Mapolda Sulbar, Menuntut Kejelasan Status Hukum Pelaku Pemukulan.

Dalam orasinya, ketua DPD IMM Sulbar Rusli meminta agar kasus pemukukan terhadap salah seorang dosen STIEM segera dituntaskan.

“Ketidakpuasan proses penegakan hukum ini membuat IMM melakukan aksi unjuk rasa,” tutur Rusli dalam orasinya.

Mahasiswa juga meminta agar pihak Polda Sulbar bekerja secara profesional.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura menjelaskan, kasus pemukulan terhadap Dosen STIEM terus berjalan. Kasusnya sudah ditangani penyidik Polda.

Mashura mengatakan, untuk pelapor keterangannya sudah diambil oleh penyidik Polda.

“Selanjutnya, penyidik dalam waktu dekat akan memanggil para saksi-saksi,” tutur Mashura.

Lanjut Mashura, adapun pasal yang telah sangkakan terhadap pelaku yakni pasal 352 KUHP.

Diketahui, kasus pemukulan terhadap Dosen STIEM ini dilakukan oleh adik kandung dari Wakil Bupati Mamuju.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *