Hari ini Polresta Mamuju Target 1.500 Dosis Vaksin Covid-19

0
164

Mapos, Mamuju – Polresta Mamuju terus meningkatkan capaian vaksinasi di Mamuju dengan melakukan berbagai cara, termasuk melakukan jemput bola di masyarakat.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar melalui Kasubsi Penerangan Masyarakat Polresta Mamuju Ipda Syamsuddin Amin mengatakan, sampai sekarang capaian vaksinasi sudah sampai diangka 60,34 persen. Tapi sesuai dengan program pemerintah khususnya kabupaten ibukota diharapkan pada bulan Desember diatas 70 persen.

“Hari ini target Vaksinasi sebanyak 1.500 Dosis Vaksin. Kita terbagi dalam sepuluh Tim dengan target 150 Dosis setiap Tim yang terbagi di beberapa wilayah termasuk yang sekarang kita melakukan Vaksin di puncak tepatnya jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju,” katanya, Senin (06/12/2021).

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Vaksinasi bagi masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Mamuju, jelasnya, sudah dilakukan secara masif. Polresta Mamuju setiap harinya berjuang keras memutus penyebaran Covid 19.

“Vaksinasi kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Kita melaksanakan secara rutin sesuai dengan perintah pimpinan. Dengan harapan, masyarakat Kabupaten Mamuju dapat melakukan vaksinasi yang telah kita sediakan di berbagai tempat dalam setiap harinya,” katanya.

‚ÄúDengan melakukan Vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan, diharapkan Covid-19 di Mamuju segera berakhir, Sehingga kegiatan perekonomian kembali normal,” imbuh Syamsuddin Amin menutup.

Dari pantauan di lapangan, personel Polresta Mamuju menyisir hampir seluruh pelosok kota. Termasuk menggelar operasi humanis, dengan memberi kesempatan langsung pada masyarakat yang belum divaksin.

Salah seorang warga Rangas, Udin, mengaku kaget ada polisi di jalan.

“Saya kira operasi SIM atau ada penjahat yang dikejar, ternyata vaksin. Ya, saya divaksin tadi karena belum divaksin,” akunya.

Yang menarik dari pengakuannya adalah soal biaya vaksin yang sering diberitakan. Udin mengaku belum divaksin karena tidak punya biaya.

“Ternyata gratis dan tidak seseram seperti diberitakan,” katanya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.