Harga Bensin Eceran di Mamuju Tembus Rp15 Ribu/Liter

Mamuju

Mapos, Mamuju¬†–¬†Bahan Bahan Bakar (BBM) jenis premium di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, sering mengalami kehabisan stok. Kondisi ini membuat harga bensin eceran melambung.

“Tadi saya membeli bensin eceran di Jalan Poros Mamuju Kalukku tepatnya di jalur dua kali Mamuju, harganya Rp15 ribu per liter,” kata Siajang, Kamis (23/8/2018).

Menurutnya, di sejumlah SPBU dan pangkalan BBM, sering terjadi kekosongan stok. Warga yang ingin membeli bensi pun terpaksa harus membeli di eceran yang harganya lebih tinggi.

“Di Kota Mamuju, SPBU ada tiga, semuanya kosong, jadi kalau kosong harus beli eceran. Masyarakat tak punya pilihan lain, meskipun harganya mahal, terpaksa harus beli,” ujarnya.

Siajang juga menyayangkan aksi penjual bensin eceran yang sering membeli bensin dalam jumlah besar dengan menggunakan mobil. Bensin ini kemudian dijual lagi dengan harga tinggi.

Warga di Kabupaten Mamuju, terutama di kawasan perkotaan, memang sejak beberapa hari ini sangat kesulitan memperoleh bensin. Kalau pun ada, harganya bisa menembus Rp15 ribu per botol. Bahkan banyak beredar bensin eceran dengan harga bervariasi hingga mencapai Rp20 ribu.

Hal senada juga diutarakan Agus. Dirinya usai membeli bensin dengan harga Rp20 ribu perliter.

“Saya tadi barusan beli bensin di Kalubibing dengan harga Rp20 ribu rupiah,” akunya saat usai pulang berziarah ke rumah keluarganya.

Dia mengatakan, stok BBM di SPBU kosong, jalan alternatif mencari bensin eceran.

Sementara itu, salah seorang pedagamg eceran yang berada di jalan Soekarno Hatta, Yudi saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya menjual BBM eceran dengan harga Rp15 ribu dikarenakan lama mengantri.

ilustrasi.

“Ini kesempatan pedagang pak, disaat BBM lagi langka. Ya bisa ada tambahan, apalagi lamanya mengantri hingga bisa dapat preminium,” ujarnya.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.