Eks Koruptor, Hajrul Malik Ingatkan Kisah di Zaman Rasulullah

Politik

Mapos, Mamuju – Sekretaris DPW PKS Sulawesi Barat, Hajrul Malik membagi kepublik kisah di zaman Nabi Muhammad SAW. Kisah itu ia bagi sebagai salah satu alalogi terkait polemik keputusan Bawaslu Mamuju yang meloloskan eks koruptor dari PKS sebagai Bacaleg di Dapil Mamuju II.

Menurut Hajrul, mantan narapidana kasus korupsi juga harus mendapat kesempatan yang sama dengan warga negara lainnya. Apalagi, di Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dengan jelas menjelaskan adanya ‘izin’ bagi mantan narapida untuk mencalonkan dengan catatan yang bersangkutan telah mengumumkannya ke publik.

Kian rumit persoalan ini tatkala KPU merujuk ke PKPU Nomor 20 tahun 2018 dan PKPU Nomor 26 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas PKPU Nomor 14 Tahun 2018 yang dengan tegas melarang mantan narapidana kasus Narkoba, kejahatan seksual dan kasus korupsi untuk mencalonkan.

Berikut kisah di zaman Nabi Muhammad SAW yang dikutip Hajrul sekaligus merespon polemik eks koruptor yang diloloskan Bawaslu:

Dari Usamah bin Zaid bin Haritsah Radhiyallahu ‘anhuma ia berkata, Rasulullah SAW mengutus kami dalam sebuah pasukan perang untuk menyerang orang-orang kafir marga Huraqah, bagian dari suku Juhainah. Kami menyerang mereka di waktu pagi dan kami mengalahkan mereka.

Saya dan seorang sahabat Anshar mengejar seorang anggota Bani Huraqah yang melarikan diri. Ketika kami mengepungnya, tiba-tiba ia mengucapkan ‘Laa Ilaaha Illa Allah’ (Tiada Ilah Yang berhak disembah selain Allah). Sahabat Anshar itu pun menahan dirinya. Adapun saya menusuk orang tersebut dengan tombakku sampai saya menewaskannya.

Nabi Saw marah karena Usamah bin Zaid bin haritsah membunuh orang yang sudah mengucapkan kalimat ‘Laa Ilaaha Illa Allah’

Hajrul Malik

“Apakah kita tidak bisa memberikan kesempatan orang yang sudah bertaubat untuk dicalonkan menjadi pejabat ? Wallahu A’Lam bisaawab. Hati orang tidak bisa kita menilainya, kecuali Allah SWT,” kata Hajrul Malik.

(hanif)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.