Dugaan Penganiayaan, TNI Jamin Tak Ada Dendam

Berita Terbaru Berita Utama Hukum Mamuju Sulawesi Barat

foto : Nampak Awak Media sedang Menunggu di depan kantor Propam Polda Sulbar, mereka menanti hasil dari Gelar Perkara Terkait Penganiayaan yang dilakukan oleh Oknum Polisi terhadap Anggota TNI.

Mapos, Mamuju – Gelar perkara terkait dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan oknum polisi terhadap anggota TNI, berlangsung hampir 2 jam.

Ditemui awak media usai melakukan gelar perkara, Kabid Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulbar, AKBP. Minarto menjelaskan, pihaknya akan menindak tegas anggota kepolisian yang melanggar aturan, sesuai prosedur yang berlaku.

Ia mengatakan, proses persidangan bakal segera digelar dalam waktu dekat.
Ia berkilah, lambannya proses penyelidikan kasus karena banyak kesibukan yang dihadapi Polda Sulbar, akhir tahun kemarin.

“Banyak kesibukan kemarin. Anggota di lapangan, baik polisi maupun TNI pada waktu kejadian, tidak saling mengenal,” ujarnya, Kamis (04/1/2017).

Adapun sanksi sementara yang diberikan kepada para pelaku, lanjut Minarto, diantaranya pangkat, pemotongan gaji dan penahanan selama 21 hari hingga tiba masa sidang.

Sementara itu, Dandim 1418 Mamuju yang juga menjabat Kasrem 142/Tatag, Letkol Arh. Muh. Imran meminta pihak kepolisian melakukan proses hukum sesuai dengan prosedur dan transparan.

Imran juga menjamin bahwa masalah tersebut tidak akan menimbulkan dendam bagi jajarannya.

Sebelumnya, Gelar perkara yang dipimpin Kabid Propam Polda Sulbar, AKBP. Minarto digelar di ruang Pusdalops Polda Sulbar, Jalan Ahmad Kirang, Mamuju.

Sayangnya, gelar perkara tersebut tertutup untuk wartawan.

(maman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *