DPO Selama 6 Bulan, Pelaku Curat Akhirnya Diringkus

Hukum

Mapos, Mamuju¬†–¬†Sempat DPO selama enam bulan, Irfan alias Ippank warga Dusun Tumuki, Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju akhirnya diciduk polisi.

Irfan sebelumnya terlibat dalam kasus pencurian dan pemberatan (curat) dan masuk dalam tiga laporan polisi.

“Tersangka Irfan allias Ippank diamankan berdasarkan tiga laporan polisi diantaranya, LP/07/I/2017/Spkt, tanggal 3 Januari 2017, dengan pelapor Hasanudin, warga jalan Ahmad Kirang Kecamatan Mamuju. Tersangka diduga telah melakukan pencurian dengan membongkar rental Game Playstation 3 dan mengambil barang sebanyak 4 unit,” tutur Kapolres “Metro” Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan. Senin (16/07/2018).

Selanjutnya, laporan kedua, LP/32/2017/Spkt, tanggal 16 Januari 2017, Pelapornya bernama Abd Somad. TKPnya di Jalan Pattimura, diduga tersangka ikut terlibat membongkar bengkel motor dan mengambil peralatan motor. Pelaku juga beraksi di toko campuran.

Untuk laporan ketiga, kata Rivai, LP/ 80/II/2017/SPKT, tanggal 4 Februari 2017, dengan pelapor Pratiwi, adapun TKPnya di Jalan Sultan Hasanuddin. Pelaku membongkar counter HP dan korban memgalami kerugian sekitar Rp100 juta.

“Untuk menindak lanjutin ketiga laporan itu, kita kemudian keluarkan laporan DPO dengan nomor DPO/08/II/2017, atas nama Irfan alias Ippang,” sebut Rivai.

Menurutnya, dari petunjuk pelaku Taslim, rekan pelaku yang telah lebih dulu diamanakan pada bulan Februari, petugas berhasil melacak keberadaan pelaku Irfan dan berhasil diamankan di rumahnya di Dusun Tumuki, Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.

6 bulan DPO, akhirnya pelaku curat dibekuk tim Python Polres Metro Mamuju.

Kedua pelaku, Taslim dan Irfan bersama-sama telah melakukan pencurian. Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku Taslim yakni, 4 unit PS 3 , 11 unit handphone , 1 TV, 2 pasang ban motor yang masih baru, 4 minyak Bimoli dan 1 buah alat pemotong besi.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *