Ditresnarkoba Polda Sulbar Razia PCC

IMG-20170920-WA0056Mapos. Mamuju – Kepolisian Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat, Setelah Mendapatkan APP Dari Direktur Ditresnarkoba Siang tadi mendatangi sejumlah apotek, dan Tokoh Obat yang berada di Kota Mamuju, Hal ini dilakukan sebagai langkah pengawasan dan pengecekan terhadap maraknya penjualan obat terlarang jenis PCC yang belakangan beredar luas di Kalangan Pemuda Pemudi serta masyarakat dan telah memakan korban. obat berbahaya yang biasa disebut dengan mumbul, THD Serta pil koplo jenis somadril dan tramadol, Komix Melebihi dosis ini Banyak dikomsumsi dan disalahgunakan tanpa resep dokter yang seharusnya dipergunakan bagi pasien usai menjalani operasi. Rabu (20/09/2017).

Tidak Hanya itu, Kabid Humas Polda Sulbar Ajun Komisaris Besar Polisi Hj. Mashura, SH, MH menyatakan, Jenis obat-obatan yang masuk Dalam daftar G yang diperjual belikan Tanpa izin penjualan obat-obatan dari Dinas Kesehata juga Merupakan Target pada operasi yang dilakukan Distreskoba di sejumlah toko obat dan apotek. Dengan Melakukan Pemerikasaan untuk memastikan apakah obat-obat yang diperjualbelikan itu resmi atau ilegal, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat melakukan pemeriksaan terhadap, SIA (surat izin Apotek), Surat Izin Praktek Apoteker (SIPA), mengecek pembelian sediaan farmasi obat atau alat kesehatan di apotek atau toko obat, mengecek pembelian sediaan farmasi komsumen melalui nota pembelian, pengecekan resep yang dilayani, faktur pembelian obat serta mengecek surat pesanan obat ke PBF(Perusahaan Besar farmasi).

Berdasar surat perintah Nomor : Sprin/ 760/ IX / 2017, Dengan Pertimbangan, Bahwa dalam rangka kepentingan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana Narkoba. dengan dasar Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1981 Tentang KUHAP, Undang-undang Republik Indonesia No 2 tahun 2002 tentang Kepolisan Negara Republik Indonesia Undang-undang, Dan Undang-undang Republik Indonesia nomor35 tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Dengan Penaggung jawab an. KEPALA KEPOLISIAN DAERAH SULAWESI BARAT DIREKTUR RESERSE NARKOBA KOMBES POL MUH. ANWAR R, SH, S.I.K dan Sebagai Koordinator AKBP. ALBERT H.ULLY, SH KABAG BIN OPS DITRESNARKOBA POLDA SULBAR. Dengan Jumlah Personil yang diterjunkan 20 orang yang dibagi atas 4 Tim dengan masing-masing Tim Dikepalai oleh, Tim 1 AKBP H. ABIDIN H, Tim 2 KOMPOL Drs. H. PODDING SAID. SH, MH, Ka Tim 3 KOMPOL YERI S MANGIRI, SH, dan KOMPOL ANDI MAKMUR Sebagai Ka Tim 4.

Dari Hasil Operasi Telah disita, Satu Dos Besar Komix sebagai sampel  yang telah di simpan dalam satu gudang yang tidak Memiliki ijin Edar, serta Puluhan Obat-obatan Keras dan dua Ball Komix, yang Siap di edarkan tanpa memiliki Faktur.

(Fitria)