Diterjang Ombak Setinggi 6 Meter, Tanggul di Desa Bambu Ambruk

Berita Terbaru Berita Utama Mamuju Peristiwa Sulawesi Barat

Mapos, Mamuju – Akibat diterjang gelombang ombak setinggi enam meter, tanggul Babana di Dusun Babana Pantai, Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, ambruk.

Ambruknya tanggul Babana akan mengancam akses jalan di desa itu, bahkan proses belajar pun dikuatirkan bisa terkendala di karenakan akses jalan tersebut dekat dengan SD Bone-bone.

Salah satu warga di Bambu, Saldy, mengatakan, tanggul Babana yang ambruk itu berada pada sisi timur.

“Tanggul Babana bagian timur yang berdekatan rumah warga ini ambruk sejak Sabtu 6 Januari 2018, pukul 19.00 WITA. Yang dikuatirkan kalau ada gelombang susulan lagi tentu akan mengancam jalan warga,” kata Saldy, Senin (8/1/2018).

Menurut Saldy, perencanaan desain struktur bangunan tanggul Babana tidak memperhitungkan perubahan garis pantai dan kajian fenomena gelombang dengan parameternya sehingga saat dihantam gelombang tidak bertahan lama.

Menurut dia, tanggul Babana dibangun mengunakan dana APBD.

Akibat gelombang tinggi yang menyebabkan banjir air laut (rob) yang terjadi pekan lalu, mengancam jalan akses warga.

“Tak hanya itu, sebagian besar perahu nelayanpun hancur,” tutur Saldy.

Ia meminta agar pemerintah di Mamuju dapat serius memperhatikan warga di Bambu dengan membangun tanggul air laut guna mengantisipasi banjir rob susulan yang akan mengancam pemukiman warga maupun akses jalan warga.

“Kami sangat menantikan perbaikan pembangunan tanggul di Desa Bambu ini. Selain itu tambahan pembangunan tanggul yang mencapai 150 meter,” katanya.

(uci) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *