Advetorial Dinkes Mamuju
Dinkes Gelar Pertemuan Penguatan Intervensi Gizi 1000 Hari Pertama

Adventorial

Mapos, Mamuju – Dalam menekan penurunan angka penyakit gizi anak dibawah umur di Kabupaten Mamuju. Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar bekerjasama dengan Dina Kesehatan Kabupaten Mamuju, melakukan pertemuan penguatan intervensi gizi untuk 1000 hari pertama, yang berlangsung di aula pertemuan Kantor Bupati Mamuju. Sabtu (3/3/2018).

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Drs. Artis Efendi.

Dalam sambutannya, Bupati Mamuju yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Artis Efendi menjelaskan, saat ini Indonesia mengalami persoalan gizi yang cukup kompleks.

Berdasarkan Global Nutrition Report tahun 2014, Indonesia termasuk dalam 17 Negara diantara 117 Negara yang memiliki ketiga masalah gizi yaitu Stunting, Wasting, dan Overweight.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, dr. Hajrah.

Indonesia juga termasuk dalam 47 Negara dari 112 Negara yang mempunyai masalah Stunting pada Balita dan Anemia pada Wanita Usia Subur (WUS).

Oleh karena itu Kebijakan perbaikan Gizi saat ini mulai difokuskan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan pendekatan intervensi spresifik dan sensitive.

Pembangunan kesehatan gizi Masyarakat pada RPJMN 2015-2019 difokuskan untuk mendukung Program Indonesia Sehat (PIS), salah satunya adalah menurunkan Prevalensi Stunting anak dengan usia 2 tahun menjadi 28 % pada tahun 2019.

Sekretaris Dinkes Mamuju, Mansur (Pakaian Kemeja Biru muda).

Hal ini sesuai dengan peraturan presiden nomor 42 tahun 2013, bahwa Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi (GNPPG) dalam rangka 1000 Hari pertama Kehidupan (HPK) dibangun dengn mengedepankan upaya bersama antara Pemerintah dan masyarakat melalui penggalangan dan pemangku kepentingan secara terencana dan terkoordinasi untuk percepatan perbaikan gizi masyarakat.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *