Dikawal Polisi Bersenjata, Alat Berat PT. Unggul Ini Gali Jalan Tani

Berita Utama

Mapos, Pasangkayu – Dikawal puluhan personil polisi dari Polres Mamuju Utara dan Brimob bersenjata lengkap, alat berat milik PT. Unggul Widya Lestari menggali jalan tani di areal kebun kelapa sawit yang dipersengketakan warga sejak empat tahun lalu. Akibatnya jalan yang sehari-harinya digunakan warga, terputus hingga memicu kemarahan.

Warga pun menghadang alat berat tersebut saat hendak menggali jalan tani menuju lokasi sengketa seluas 1050 hektar. Situasi pun sempat mencekam. Beruntung warga yang juga mempersenjatai diri dengan parang panjang dapat menahan diri sehingga tidak terjadi bentrokan.

Kondisi jalan tani yang digali PT. Unggul

Sementara jalan tani yang sehari-harinya digunakan warga Desa Towoni, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, digali pihak perusahan dengan lebar bervariasi. Mulai dari 4 hingga 6 meter dengan kedalaman 4 sampai dengan 7 meter membuat akses jalan tani lumpuh dan tak bisa dilalui kendaraan.

“Pemutusan akses jalan karena diklaim oleh PT. Unggul adalah jalan perusahan. Sementara jalan ini adalah jalan tani yang sehari-harinya digunakan oleh masyarakat Desa Towoni sejak dulu,” terang salah seorang warga Desa Towoni, Idil Fitri, Jumat (25/05/2018).

Walau sempat melakukan perlawanan agar akses jalan tani tidak diputus, namun tak membuahkan hasil.  Warga pun memilih mundur.

Pihak perusahan yang hendak dikonfirmasi terkait dengan pemblokiran dan penggalian jalan tersebut, memilih bungkam dan enggan dikonfirmasi dengan berbagai alasan.

(joni)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.