Diduga Palsukan Tanda Tangan, A. Aminuddin Dilaporkan ke Polisi

Peristiwa

Mapos, MamujuĀ – A. Aminuddin dilaporkan ke pihak berwajib oleh mantan Plt Kades Karossa Kaharuddin, lantaran diduga memalsukan tanda tangan.

Laporan Polisi.

Mantan plt Kades ini melaporkan A. Aminuddin ke SPKT Polsek Karossa sesuai dengan LP 106/IV/ 2018/ Sulbar/Res Mamuju/Sek Karossa, tanggal 30 April 2018.

Dalam laporannya, Kaharuddin memperkarakan A. Aminuddin yang diduga telah melakukan tindak pidana pemalsuan tanda tangan surat berita acara sosialisasi rencana kegiatan usaha pertambangan

Akibatnya, banyak pihak yang sangat dirugikan dari pemalsuan tanda tangan tersebut. Salah satunya yang dirugikan adalah pihak CV. Rafli.

A. Aminuddin diduga memalsukan tanda tangan untuk mendapat dukunga dari pihak pemerintah desa dan warga agar yang bersangkutan dapat mengelola pertambangan galian C yang ada di Karossa.

“Saya melaporkan ini sampai ke polisi, karena saya sama sekali tidak tahu dan tanda tangan saya ternyata dipalsukan oleh A. Aminuddin untuk kepentingan pribadinya,” ujar Kaharuddin. Senin (30/4/2018).

Diketahui tanda tangan Kaharuddin dipalsukan pada tanggal 8 Mei 2017.

Kapolsek Karossa, Iptu Hoky Pammujie yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar,” singkatnya.

Sementara itu, Direktur CV. Rafli mengatakan, hal inilah yang selama ini menghalangi IUP OP CV. Rafli hingga pihak ESDM Provinsi Sulbar tak mengeluarkan IUP OP.

“Kenapa ESDM Sulbar mau paksakan diciutkan, saya punya wilayah eksplorasi, jangan sampai diduga ada main mata sama pak Andi Amin, padahal ada pidana didalamnya,” kesal Anshari (Brokele).

Diduga dipalsukan.

Dari informasi yang dihimpun, selain Kaharunddin, ada beberapa orang lagi yang dipalsukan tanda tangannya, diantaranya, Jamaluddin (PNS), dan Samang (PNS).

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *