Diduga Lakukan Pungli Sertifikat Prona, Staf Camat Karossa Ditangkap

Hukum

Mapos, Mateng¬†–¬†Polres “Metro” Mamuju melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah seorang mantan penjabat kepala desa di Kabupaten Mamuju Tengah dan juga salah satu PNS di Kecamatan Karossa. Penangkapan mantan penjabat kepala desa berkaitan dengan laporan terkait pungutan kepengurusan sertifikat tanah.

Dari informasi yang diterima mamujupos.com, OTT di Karossa terjadi pada rabu, (7/2/2018) pukul 14.40 Wita di BTN Cabalu Dusun Cabalu Desa Karossa Kecamatan Mamuju Tengah.

Dalam OTT, petugas menangkap mantan penjabat Kades Karossa, inisial KK. Bersamaan dengan itu, ditemukan sejumlah barang bukti, di antaranya uang senilai Rp 1,4 juta, sertifikat sebanyak 586 Lembar dan 1 unit Hp Samsung lipat warna hitam. Kamis (8/2/2018).

Tim Polda Sulbar OTT mantan Penjabat Kades Karossa.

Uang tersebut diduga hasil dari pembayaran dan pengambilan sertifikat Prona.

Diketahui, sertifikat prona merupakan program dari Pemerintah dimana sertifikat yang diberikan tidak dipungut biaya.

KK ditangkap oleh tim saber, terkait dugaan pungli. Dimana mantan perangkat desa ini memanfaatkan program sertifikat gratis BPN.

Selanjutnya, pada pukul 16.30 Wita, tim dari Polres “Metro” Mamuju meninggalkan Polsek Karossa dengan membawa pelaku beserta barang bukti ke Mapolres “Metro” Mamuju untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

(Berita ini masih berlanjut dan akan diverifikasi selanjutnya).

(toni)

1 thought on “Diduga Lakukan Pungli Sertifikat Prona, Staf Camat Karossa Ditangkap

  1. Miris betul, ini belum di tau betul atau tidaknya pungli! sudah di tangkap. sedangkan polisi yang banyak beredar pungli tidak ada berita penangkapannya sama sekali. takut ya tangkap polisi dengan polisi. terus yang aku liat yang tangkap itu pak toha ya, pernah saya lihat dia itu main di tempat perjudian dekat pertamina karossa, tapi perjudiannya malah di biarkan. miris betul pak. bapak tangkap orang tapi nggak sadar diri ya. ingat karma ada loh pak, bapak punya anak istri kan, saya tidak mendukung syapa pun, yg di tangkap ini kesalahannya belum di tau, tapi saya dengar banyak warga karossa yang sangat terbantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *