Demo HMI di Kantor Gubernur Sulbar Diwarnai Ketegangan

Peristiwa

Mapos, Mamuju – Sekitar 50-an orang yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra melakukan demonstrasi di depan kantor Gubernur Sulbar, Rabu (31/10/2018). Aksi kekecewaan terhadap kepemimpinan ABM-Enny ini sempat diwarnai ketegangan antara massa aksi dan Satpol PP.

Saat mahasiswa meminta melalui orasinya agar Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) dapat menemui mereka.

“Kami tidak menerima perwakilan selain dari gubernur, wakilnya dan Sekda,” teriak massa aksi.

Sejam berorasi, ketiga dari yang disebutkan tak kunjung datang, hingga massa menerobos barisan keamanan dan memasuki gedung kantor gubernur.

Dalam gedung, massa yang hendak menuju lantai satu tempat ruangan gubernur, wakil dan sekda, akhirnya terhalang oleh Satpol PP hingga terjadi ketegangan. Keributan pun sempat terjadi.

Dibantu dari pihak kepolisian, massa pun akhirnya kembali ke halaman kantor gubernur dan melanjutkan orasinya.

Aksi HMI ini tengah meneriakkan kegagalan pemerintahan ABM-Enny. Sambil berorasi yang isinya meminta ABM-Enny mundur karena dinilai gagal mensejahterakan rakyat Sulbar.

“Terlalu banyak persoalan selama kepemimpinan ABM-Enny, seperti ditolaknya APBD P oleh Kemendagri yang berakibat saling sindir menyindir antara eksekutif dan legislatif dengan istilah ‘menggoreng’, adanya temuan BPK ratusan miliar di Pemprov Sulbar dan masih banyak persoalan lainnya,” kata mereka.

Aksi HMI.

Aksi itupun reda, setelah Penjabat Sekda, Arifuddin Toppo menemui massa aksi.

Adapun point tuntutan HMI diantaranya, mendesak Gubernur Sulbar untuk mengevakuasi kinerja seluruh kepala OPD, mencopot kepala OPD yang tidak becus dalam menjalankan tugas dan fungsi dengan baik, meminta kepada DPRD Sulbar untuk lebih aktif pro aktif dalam melakukan pengawasan terhadap eksekutif.

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...