Cipkon Polres Matra Sasar Balap Liar

Mamuju Utara

Mapos, Pasangkayu – Menjawab keluhan masyarakat atas banyaknya balap liar dalam wilayah hukum Polres Mamuju Utara (Matra), polisi Sektor Bambalamotu melaksanakan operasi cipta kondisi (Cipkon) Jumat (18/05/2018) dini hari.

Pembalap liar yang terjaring operasi Cipkon

Operasi yang dipimpin oleh Kapolsek Bambalamotu AKP Achmad Syarif Tola S.H bersama 3 orang personel Polsek Bambalamotu di jalan Poros Trans Sulawesi Kecamatan Bambalamotu menyasar pebalap liar.

“Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pemuda yang melakukan balapan liar usai shalat subuh,” kata Achmad Syarif.

Dalam operasi, polisi turut mengamankan kendaraan sepeda motor yang menggunakan knalpot racing atau dimodifikasi oleh pemiliknya dan kendaraan yang tidak memiliki surat-surat kelengkapan.

Kepala Kepolisian Resor Mamuju Utara AKBP Made Ary Pradana S.IK.,M.H melalui Kepala Kepolisian Sektor Bambalamotu AKP Achmad Syarif Tola S.H menerangkan, di bulan Ramadhan ini kegiatan menunggu matahari terbit atau usai shalat subuh para pemuda kerap berkumpul di jalan untuk melakukan balapan.

“Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan akan mengganggu para pengguna jalan lainnya seperti balapan liar, maka kami arahkan personel Polsek untuk berpatroli ke daerah tersebut,” kata Made Ary seperti ditirukan Achmad Syarif.

Dalam operasi kata dia, polisi memberikan pembinaan kepada para remaja tersebut dengan cara memberikan pemahaman tentang pentingnya kelengkapan surat-surat kendaraan, serta pentingnya mematuhi peraturan lalulintas termasuk larangan melakukan modifikasi kendaraan yang dapat membahayakan diri sendiri dan bagi pengguna jalan yang lain.

“Dan bagi anak yang belum cukup umur mengendarai kendaraan, disarankan agar tidak mengemudi karena jiwa mereka masih labil dan beban yang dia kendarai lebih berat dibanding beban tubuhnya sehingga berpotensi kecelakaan,” kata Achmad Syarif.

Dengan berpatroli rutin setiap menjelang terbitnya matahari lanjut dia, akan mempersempit ruang gerak bagi para pemuda untuk balap liar, sehingga situasi di jalan trans Sulawesi aman untuk dilalui oleh pengguna jalan.

Dia berharap, patroli disertai pendidikan dan imbauan kepada para remaja agar selama bulan suci Ramadhan mereka melakukan hal yang lebih bermanfaat dan positif supaya nilai ibadah mereka dapat bertambah.

“Bukannya melakukan kegiatan yang mengganggu kenyamanan warga seperti melakukan balapan liar dengan memodifikasi kendaraan dan menggunakan knalpot racing. Semoga kegiatan rutin yang kami laksanakan dapat dirasakan oleh masyarakat, sehingga polisi sebagai pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat akan tertanam di hati masyarakat.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *