Cerita Keluarga Pasien yang Kesal Saat Menunggu Mobil Jenazah

Peristiwa

Mapos, Mamuju¬†–¬†Sesal bercampur sedih, itulah yang dirasakan oleh keluarga almahrum Kasmuddin. Kasmuddin yang dirawat di RS Regional Sulbar menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (27/7/2018) pukul 07.00 Wita akibat penyakit stroke.

Kekesalan keluarga Almahrum lantaran mobil jenazah milik RS Regional tidak ada ditempat.

Mobil jenazah (foto Ilustrasi)

Dari informasi yang diterima, mobil jenazah sedang digunakan mengantar jenazah lain ke Tobadak, Mamuju Tengah (Mateng).

Dari keterangan salah seorang keluarga almahrum Kasmuddin, Hajar, mengatakan, dirinya dan pihak keluarga menunggu mobil jenazah berjam-jam.

“Kasmuddin meninggal pukul 07.00 Wita, pukul 11.30 Wita, mobil jenazahnya baru ada,” sebut Hajar.

Dirinya menyesalkan pelayanan di RS, lantaran ketersediaan mobil jenazah hanya satu yang berakibat lambatnya jenazah Kasmuddin dibawa ke rumah duka di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Mamuju.

“Kasihan jenazah pak, berjam-jam harus menunggu di RS,” terangnya.

Sebelum meninggal, Kasmuddin dirawat di ruang perawatan Malaqbi II kamar 208 selama14 hari.

Sementara itu, Direktur RSUD Provinsi Sulbar drg Hartini saat dikonfirmasi mengatakan, ketersediaan mobil jenazah milik RS Regional Sulbar baru satu dan itu dipakai untuk mengantar jenazah ke Tobadak.

“Mobil jenazahnya lagi dipakai mengantar jenazah ke Tobadak. Ada pasien yang meninggal sebelum Kasmuddin,” ujar Hartini.

Hartini mengakui bahwa ketersediaan mobil jenazah miliki RS Regional Sulbar baru satu unit dan sisanya mobil ambulance.

“Seharusnya kita memiliki empat unit mobil jenazah, karena RS ini sudah tipe B,” akunya.

Hartini berharap, dari kejadian ini, Pemerintah Provinsi Sulbar segera menganggarkan untuk pengadaan mobil jenazah.

Jenazah Almahrum Kasmuddin (foto, masalembo.com)

“Saya berharap dari kejadian pemerintah segera menambah armada mobil jenazah,” harap Hartini.

(toni)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.