Cegah Gangguan di Malam Tahun Baru, Polisi Razia Tempat Hiburan

Berita Terbaru Berita Utama Hukum Mamuju Peristiwa Sulawesi Barat
Cegah Gangguan di Malam Tahun Baru, Polisi Razia Tempat Hiburan.

Mapos, Mamuju – Sedikitnya, sembilang orang berhasil terjaring dalam razia yang digelar Polda Sulbar di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), wisma dan kosan. Jumat (29/12/2017) pukul 21.00 WITA.

Razia tersebut dilaksanakan guna memberantas premanisme yang kerap kali dapat memicu kejahatan.

Kanit Resmob Polda Sulbar Kompol Sumijur mengatakan razia yang digelar Polda Sulbar untuk mengantispasi aksi premanisme menjelang pergantian tahun baru 2018.

“Razia ini digelar guna mengantisipasi aksi-aksi yang tidak diinginkan serta mencegah tindak premanisme menjelang pergantian tahun,” tuturnya.

Dikatakan, barang bukti yang berhasil disita sebanyak enam buah diantaranya 2 buah senjata tajam jenis badik, 3 buah Lem Merk Fox, 2 Pasangan muda mudi yang bukan uami istri, 2 buah motor merk honda, 1 Sachet obat daftar golongan G, dan 3 buah handphone dengan berbagai merk dan jenis.

Adapun pelaku yang berhasil diamankan diantaranya, IB (23), lamat jalan. Abd. Malik Pattana Endeng (korongana), pelaku diamankan di Anjungan Pantai Manakarra, IK (21), alamat Mamuju Utara, barang bukti yang diamankan 1 buah senjata tajam jenis badik. Pelaku diamankan di Wisma 89 Mamuju, FR alias MT (20), alamat Jalan Tuna, pelaku diamankan di Wisma 89 bersama SR alias AY (18), alamat Tampa Padang Kalukku (pasangan bukan suami istri), IR (17), alamat Tasiu Kalukku bersama SM alias Suk (18), pekerjaan Mahasiswa Unsulbar Majene. Pelaku diamankan di Wisma Aneka Jaya (pasangan bukan suami istri), DR (15) dan AD (20), serta IK (18), alamat Jalan Tuna Mamuju. Pelaku di amankan di Wisma 89 Barang bukti Lem Fox (pengisap lem).

Kini pelaku beserta barang buktinya diamankan ke posko Resmob Polda Sulbar. Sementara Pelaku yang kedapatan membawa Sajam kita dititipkan di Polres “Metro” Mamuju.

“Untuk pelaku yang membawa senjata tajam kita titipkan di Polres “Metro” Mamuju dan selanjutnya diadakan pemeriksaan,” terangnya.

Sementara pasangan yang bukan suami istri dan pelaku isap lem dilakukan pemeriksaan di Posko Resmob dan selanjutnya dilakukan pembinaan dan dikembalikan kepada Orang tuanya masing-masing.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *