Bupati Mamuju: Pendamping Lokal Desa Harus Profesional

Mamuju

Mapos, Mamuju – Melalui rapat kordinasi TIK (Tim Inovasi Kabupaten) dan sosialisasi P2KTD (Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa ), Bupati Mamuju H. Habsi Wahid berpesan kepada (PLD) Pendamping Lokal Desa untuk menjadi pendamping yang professional di tingkat desa.

Menurut Habsi, hal tersebut sesuai dengan nawacita presiden bahwa membangun negara harus dimulai dari daerah pinggiran atau dari pedesaan, sehingga peran penting dari PLD harus menjadi pendamping yang profesional dalam melaksanakan tugas sebagai pendamping rakyat disetiap desa yang ada di Kabupaten Mamuju sebanyak 88 desa.

Bupati juga berharap, kiranya setelah melakukan rapat kordinasi TIK dan sosialisasi P2KTD tersebut, kiranya PLD bisa memberikan respon yang baik di dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pendamping desa adalah sebagai ujung tombak dalam proses pembangunan, dan tentunya dengan cara tetap membangun kerjasama yang baik.

“Pendamping desa adalah ujung tombak dalam proses pembangunan,” ujar Habsi.

Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid.

Acara tersebut diselenggarakan oleh tim inovasi Kabupaten Mamuju dan tim TA P3MD selama dua hari terhitung 25-27 Oktober 2018 di hotel d’Maleo.

(usman)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.