Bupati Mamuju Jenguk Riski, Marwah dan Renaldi

Kesehatan

Mapos, Mamuju – Bupati Mamuju H. Habsi Wahid mendatangi RSUD Mamuju. Kedatangan Bupati sekaligus menjenguk Riski Alif (2), pasien korban obat palsu. Senin (15/1/2018).

Alif, warga desa Patidi, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju merupakan penderita gizi buruk akibat mengkomsumsi obat palsu.

“Mengenai obat palsu itu bukan kewenangan kami pihak dokter, kami hanya menangani pengobatan pasien, karena yang lebih berwenang itu adalah Dinas Kesehatan yang mempromosi kesehatan dan Balai POM yang lebih mengetahui,” ujar dr. Suhendra, dokter yang merawat Riski.

Suhendra mengatakan, kurangnya sosialisasi dilapangan sehingga pemahaman masyarakat kita kurang tentang obat-obatan. Ada baiknya masyarakat yang ingin berobat atau menggunakan obat, langsung saja ke rumah sakit atau kedokter. Karena mereka yang lebih paham soal obat.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, ada baiknya, yang ingin berobat atau menggunakan obat, langsung saja ke rumah sakit atau konsultasi ke dokter, merekalah yang lebih paham soal obat bukan kepada orang tidak jelas. Mestinya pelaku yang menjual obat sembarangan di tangkap,” terangnya.

Ditempat yang sama, Bupati Mamuju H. Habsi Wahid berpesan, agar peredaran obat palsu di Mamuju perlu adanya edukasi kepada masyarakat agar masyarakat paham ini obat terdaftar atau tidak.

“Kita harus segera mengantisipasi, tidak semua obat yang di jual dengan bebas itu betul–betul bermanfaat untuk kesehatan anak. Ini sungguh sangat memprihatinkan,” jelasnya.

Diharapkan kepada Dinas Kesehatan dan RSUD untuk selalu memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak terjebak dalam kondisi yang seperti itu lagi.

“Ini akan menjadi perhatian khusus,” urai Habsi.

Selain, Riski Alif (2), Bupati Mamuju juga mengunjungi pasien Marwah (5), warga Kecamatan Kalukku yang divonis oleh dokter menderita gagal ginjal serta Renaldi (5) warga Desa Dungkait Tapalang Barat yang mengidap kanker darah Leukeimia.

Renaldi dalam waktu dekat akan di rujuk ke Makassar. Pemkab Mamuju pun bersedia memberikan bantuan pembiayaan pengobatan kepada keluarga Renaldi selama di proses pengobatan.

(toni) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *