Bupati Majene Perintahkan Satpol PP Tinjau RM Gunakan Tabung Melon

Majene

Mapos, Majene – Bupati Majene Fahmi Massiara rupanya tidak main-main menyikapi keluhan masyarakat atas langkanya tabung gas elpiji 3 kilo gram yang lazim disebut tabung melon di tengah masyarakat.

Bupati Majene saat menyerahkan sertifikat pengakuan pengesahaan varietas Loka Pere kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Majene, Burhan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Majene foto : Humas Pemkab Majene

Saking seriusnya, orang nomor satu di Majene ini memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memantau rumah makan (RM) yang masih menggunakan tabung melon.

Hal ini ditegaskan Bupati Majene Fahmi Massiara dalam upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Upacara Kantor Bupati Majene, Senin (17/9/2018).

Dihadapan Wakil Bupati Majene, Lukman, Sekda Majene HA Achmad Syukri, para Asisten, Staf Ahli, para Pimpinan OPD dan peserta upacara lainnya, Fahmi Massiara menyatakan hari ini sudah pertengahan bulan September, berarti siklus program triwulan III sudah akan berakhir.

“Disini kita akan lihat, apakah pekerjaan kita sudah maksimal atau belum mengalami kemajuan. Jadi kita harus tetap berkinerja dengan baik. Masih banyak agenda strategis yang harus dilakukan dan akan dilanjutkan,’ tegas Fahmi Massiara.

Dikatakan, ada beberapa yang telah dilakukan dan harus ditindak lanjuti seperti, pemakaian tabung gas 3 kilo gram.

“Saya minta kepada PNS supaya tidak menggunakan tabung 3 kilo gram,” kata Fahmi Massiara seraya meminta kepada peserta upacara untuk mengacungkan tangan bagi PNS yang masih pakai tabung gas melon. Ternyata, masih banyak yang angkat tangan.

“Saya minta PNS tidak menggunakan tabung gas melon, lebih baik diberikan kepada yang berhak memakainya,” ajak Fahmi Massiara.

Selain tabung gas melon yang menjadi atensi Bupati Fahmi Massiara, dia juga mohon kepada Dinas Pertanian supaya mengembangkan produk pisang jenis varietas Loka Pere yang sudah terdaftar secara resmi.

“Kita punya visi MP3. Ada 5 OPD yang sudah diperbaiki nomenklaturnya dan akan direvisi ulang dan akan dilantik kembali sesuai dengan jabatan baru yang masing-masing dipegang,” katanya.

Dalam upacara tersebut, Bupati Majene Fahmi Massiara turut menyerahkan 65 surat keputusan (SK) 100 persen PNS lingkup Pemkab Majene.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *