Bupati Fahmi Buka Ruang Bantu Masjid

Majene

Mapos, Majene – Bupati Majene Fahmi Massiara tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid. Untuk itu pihaknya selalu membuka ruang lebar-lebar bagi masyarakat jika ingin membenahi masjid.

“Mekanisme pembangunan masjid dewasa ini sudah mempunyai mekanisme yang berbeda. Akan ada tim yang meninjau langsung ke lokasi untuk melihat lngsung kondisi masjid, layak atau tidak dibantu. Tapi secara pribadi, saya tetap membuka pintu Iebar-lebar bagi masyarakat untuk datang membawa proposal. Insyaa Allah akan dibantu sesuai kebutuhannya,” tegas Fahmi Massiara saat buka bersama dalam rangkaian safari Ramadhan di Kecamatan Tammero’do Senin (4/6/2018).

Bersama Bagian Humas Sekretariat Pemkab Majene, Fahmi Massiara melalui Kasubag Protokoler Sekretariat Pamkab Majene Sufyan Ilbas menyebut, di malam ke 20 Ramadhan ini, masih tersisa 10 hari Iagi puasa ramadhan. “Semoga kita dapat mengisinya dengan maksimal,” kata Fahmi Massiara seperti ditirukan Sufyan Ilbas.

Ia mengungkap, malam ini tim Safari Ramadhan terbagi atas dua tempat, yaitu di Kecamatan Tammero’do dan Tubo. “Tujuannya untuk memberikan informasi seputar program kerja dari Pemkab Majene yang diisi oleh unsur Forkopimda dan OPD,” tukas Sufyan Ilbas.

Dikatakan oleh Fahmi Massiara lanjut Sufyan, Pemkab Majene masih mempunyai program yang disebut program Revolusi Hijau. Arahnya yaitu kepada peningkatan taraf hidup petani, karena masyarakat Tammero’do dominan berprofesi sebagai petani.

Fahmi Massiara mengaku sudah banyak bantuan yang diberikn pemerintah melalui dinas pertanian.

“Bagi para petani cokelat yang saat ini bercocok tanam, bisa juga berinovasi dengan menanam tanaman sela sepertu jagung. Saya ingin merubah mind set para petani agar dapat meningkatkan taraf hidupnya yaitu dengan jalan rajin berkebun. Jangan nanti melihat temannya berhasil, baru timbul juga keinginannya untuk menanan,” urai Fahmi Massiara.

Dia memberi contoh ada Kabupaten di Sulawesi Selatan yakni Kabupaten Gowa dan Kabupaten Takalar yang petaninya sukses menanam jagung.

Dewasa ini katan dia, Pemkab Majene telah bermohon bibit ke Kementerian Pertanian. ” Yang banyak direspon yaitu bantuan bibit jagung,” ungkap Fahmi.

Selain jagung, lanjut Ketua MPC Pemuda Pancasila Majene ini menyebut, dalam waktu dekat Kabupaten Majene akan mendapat bantuan bibit sapi sebanyk 200 ekor dari Dirjen Peternakan yang akan dibagikan kepada kelompok tani yang membutuhkan dan sanggup memelihara dengan baik.

Selain program Revolusi Hijau, Pemkab Majene juga menggalakkan program Revolusi Biru yang arahnya kepada peningkatan taraf hidup nelayan.

Sebelum dimulai acara tarawih bersama, Bupati Fahmi Massiara menyumbang Al Qur’an kepada pengurus masjid setempat.

 

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *