Berikut Strategi Patmawati-Lukman Atasi Kekurangan Guru di Majene

  • 14 Okt 2020
  • Pilkada
  • R Fajar Soenoe
  • 356
Gambar Berikut Strategi Patmawati-Lukman Atasi Kekurangan Guru di Majene

Mapos, Majene — Kabupaten Majene merupakan salah satu daerah di Sulawesi Barat yang menjadi sentra pendidikan di provinsi termuda ini. Namun, yang menjadi kendala berdasarkan sumber dari Dinas Pendidikan setempat adalah kurangnya tenaga pendidik.

Menyikapi hal itu, Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Majene, Patmawati-Lukman bertekad untuk mengatasinya.

Paslon nomor urut 01 yang memang keduanya berlatar guru ini mempunyai strategi tersendiri dalam menangani soal ini.

Dalam sesi kampanye tatap muka di Lingkungan Tinambung, Desa Tinambung, Kecamatan Pamboang, Selasa, (13/10/2020), Patmawati menyampaikan akan melakukan langkah terobosan.

“Kita sudah mendapat laporan dari Pamboang sampai Ulumanda, terjadi krisis pengajar terutama guru SD. Untuk itu, kami akan mengatasinya dengan mengangkat lebih banyak guru honorer yang diambil dari tenaga lokal, anak muda setempat,” katanya.

Tenaga – tenaga baru itu akan diangkat dengan status pegawai honorer daerah.

“Segera setelah dilantik menjadi Bupati Majene, saya akan segera membuat SK Bupati untuk mengatasi kekurangan guru,” tegasnya.

Tatap muka itu dihadiri beberapa tokoh masyarakat yang berpengaruh di Pamboang, seperti mantan Sekda Majene, Syamsiar Muchtar yang juga pernah menjabat sebagai Camat Pamboang 1995.

Hadir pula Ketua Yayasan Al Iqra Sulbar Ir H Suryanto B. Mappangara.

Sementara acara dipandu oleh Budimansyur, anggota DPRD Majene Fraksi PKS.

Dalam testimoninya, Syamsiar Muchtar menyampaikan alasan dia mendukung pasangan ini.  

“Keduanya adalah representasi Pak Fahmi Massiara yang saya tahu bagaimana beliau berjuang untuk daerah ini,” katanya.

Menurut Syamsiar, program MP3 yang digagas Fahmi Massiara wajib dilanjutkan karena merupakan jaminan masa depan bagi daerah ini.

Sementara, Ketua Yayasan Al Iqra Sulbar, Ir H Suryanto B Mappanganra mengatakan Majene memerlukan figur pintar seperti Patmawati – Lukman.

“Pasangan ini paling pas untuk memimpin Majene karena sangat mengetahui arah pembangunan yang telah tersusun rapi dalam lima tahun terakhir,” katanya.

(*)