Bejat! Ayah di Polman Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil

Peristiwa

Mapos, PolmanĀ – Seorang ayah di Polman, Sulawesi Barat tega menyetubuhi anak kandungnya hingga hamil 5 bulan. Tersangka mengaku melakukan perbuatan tersebut lantaran terdorong nafsu.

Tersangka adalah Ahmad Muhammad alias Alla alias Puanna Camma (61), warga Dusun Puccadi Desa Puccadi Kecamatan Luyo Kabupaten Polman. Bapak itu telah ditangkap petugas Satreskrim Polres Polman.

Tersangka mengaku nekat menyetubuhi anaknya yang masih duduk di bangku sekolah itu lantaran terdorong nafsu karena sudah lama tidak berhubungan suami istri.

Tindak asusila tersebut menurut tersangka sudah dilakukan sebanyak 3 kali ditempat yang berbeda. Pertama dilakukan pada bulan bulan November 2017 lalu. Kemudian pada bulan Maret 2018 dilakukan dua kali. Terkahir dilakukan di balai-balai dibawah kolom rumah nenek korban.

Meski mengaku menyesal dengan perbuatannya, namun tersangka tetap harus menjalani proses hukum.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura mengungkapkan bahwa tersangka melakukan tindakan asusila tersebut pada saat korban masuk kerumah pelaku untuk menjahit roknya. Sebelum disetubuhi, korban diancam.

“Melakukannya di kamar, korban diancam dan takut. Akhirnya menuruti kemauan ayahnya,” ungkap Hj. Mashura. Selasa (24/4/2018).

Hj. Mashura menambahkan bahwa kasus tersebut pertama kali dilaporkan oleh korban karena tidak tahan dengan perlakuan bejat ayahnya. Setelah dilakukan pemeriksaan korban hamil 5 bulan.

“Hasilnya positif hamil 5 bulan. Terus anaknya ditanya bahwa yang menghamili ayahnya sendiri,” lanjutnya.

Dari kasus tersebut polisi megamankan barang bukti berupa pakaian korban dan alat tes kehamilan. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolres Polman dan bakal dijerat dengan pasal 64 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *