Banyak yang Mencibir, Seolah Jalur KA di Majene Hanya Pepesan Kosong

Majene

Mapos, Majene – Usai diberitakan oleh Mamujupos.com soal desakan Bupati Majene Fahmi Massiara kepada Dinas Perhubungan setempat untuk berkoordinasi dengan Pemprov Sulbar terkait rencana pembangunan jalur kereta api (KA) dan jalan lingkar, tidak sedikit yang mencibir. Bahkan, ada anggapan bahwa rencana itu hanya pepesan kosong.

Peserta seminar revisi RTRW Kabupaten Majene di ruang rapat Wakil Bupati Majene foto : Ist

Padahal, Bupati Majene Fahmi Massiara dalam seminar revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Majene di ruang rapat Wakil Bupati Majene, Jum’at (3/8/2018) secara gamblang menyatakan, akan ada jalur KA nanti ke Majene, hanya saja perlu dipikirkan akan diposisikan dimana.

Dan semestinya kata dia, rencana jalur KA belum bisa diekspose ke umum, karena dikhawatirkan warga yang punya lahan yang akan dilewati perlintasan KA bakal menaikkan harga tanahnya.

“Bila ketahuan oleh masyarakat, maka harga tanah masyarakat yang akan dilewati perlintasan KA akan melonjak,” tutur Fahmi Massiara.

Perlunya jalur KA ke Kabupaten Majene bukan tidak mungkin, karena Majene memiliki banyak potensi yang patut dioptimalkan.

Potensi yang dimiliki Majene kata Fahmi, yaitu potensi letak geografis dan administrasi yang merupakan jalur lalulintas laut dan darat nasional (Sulawesi Selatan – Sulawesi Barat – Sulawesi Tengah) yang merupakan salah satu potensi untuk perkembangan pertumbuhan Kabupaten Majene.

Jadi, bukan tidak mungkin perlintasan KA dipikirkan dalam seminar revisi RTRW 2012 – 2032 untuk Kabupaten Majene kan?

(ipunk)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.