Astaghfirullah…Perumnas Balaroa ‘Ditelan Bumi’

Berita Utama

Mapos, Palu – Akibat luapan air dan lumpur, Perumnas Balaroa di Jalan Kamboja Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat ‘ditelan bumi’ dan diperkirakan sekitar 500 warganya tertimbun. Beberapa diantaranya anak-anak dan balita.

Salah seorang relawan Pemuda Pancasila Sulbar, Hajrul Malik, yang berada di lokasi menggambarkan pemandangan lokasi itu sangat memiriskan. Seluruhnya rata dengan tanah dan yang sedikti terlihat hanya bagian atap rumah. Jalan yang beraspal terlihat seperti ombak, sehingga dinilai sebagai tsunami darat.

“Ada sekitar 100 rumah yang tertimbun. Lokasinya padat seperti komplek pasar. Menurut bapak Abdul Rahim penghuni Balaroa, memperkirakan ada 500 an warga tertimbun. Pak Abdul Rahim selamat karena sedang keluar berada di masjid berjamaah Maghrib,” tutur Hajrul melalui WA, Senin (01/10/2018).

Hajrul Malik dan beberapa warga yang selamat di lokasi Perumnas Balaroa

Gempa yang menenggelamkan Perumahnas Balaroaan terjadi pada Jumat 28 September 2018. Sejumlah warga yang selamat mengatakan, gelombang lumpur dan air terjadi begitu cepat setelah gempa. Kondisi tanah di perumahan itu mendadak amblas. Rumah-rumah di wilayah itu pun terisap tanah.

Camat Balaroa,Rahmatsyah, menyebutkan, tercatat ada 400 kepala keluarga. Berisi sekitar 4.000 jiwa yang terdapat di 17 RT dan 3 RW di perumahan tersebut. 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *