Alhamdulillah, Pecandu Narkoba di Sulbar Menurun Selama 2020

0
155

Mapos, Mamuju – Penyalahgunaan narkoba selama satu tahun ini di Sulawesi Barat cenderung menurun. Inilah wujud kerja keras BNN dan pemerintah serta masyarakarat berpartisipasi mencegah peredaran dan penyalahgunaannya.

Disis lain, jumlah kasus yang ditangani BNN Sulbar meningkat, Yakni dari 15 kasus pada tahun 2019, menjadi 16 kasus pada tahun 2020 dengan 20 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Demikian ditegaskan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto, dalam Release Akhir Tahun BNN seperti dirilis siberindo.co, Rabu (23/12/2020).

Kendati demikian, Sumirat mengungkapkan bahwa permasalahan narkotika dunia sangat mengkhawatirkan. Ada 269 juta orang pecandu di dunia saat ini. Sehingga BNN melihat hal ini sangat memerlukan perhatian dan pencegahan narkoba, termasuk di Sulbar.

“Laporan 106 negara, sudah memunculkan sekitar 950 jenis baru. Di Indonesia sudah masuk 78 narkoba jenis baru ini,” tandas Sumirat.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Lebih jauh, ia mengatakan berdasarkan data LIPI dan BNN, di Sulbar ada 2.248 pecandu. Sepanjang 2015 hingga 2019, BNNP Sulbar sudah merehabilitasi 1.839 pecandu, dan 155 pecandu di tahun 2020.

“Sudah terdapat 1.994 pecandu yang direhabilitasi, baik rawat jalan maupun rawat inap. Ada 24 pecandu kita kirim ke Baddoka Makassar dan Samarinda,” katanya.

Jika dikelompokkan berdasarkan usia, jumlah pecandu usia 15-24 tahun mencapai 53% dan berumur 24-60 tahun.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.