Aksi Kemanusiaan, Polsek Sampaga Evakuasi Orang Gila ke RS Jiwa, Begini Kisahnya

Mamuju

Mapos, MamujuĀ – Polsek Sampaga menindaklanjuti laporan masyarakat, tentang adanya orang yang mengalami gangguan jiwa.

Parahnya lagi orang yang alami gangguan jiwa ini sering berjalan di depan umum tidak menggunakan sehelai pakaian dan sering tidur didepan rumah warga. Kontan saja, suasana itu bikin geger warga setempat karena khawatir akan nasib orang yang alami gangguan jiwa itu.

Sehingga Kapolsek pun cepat – cepat mengambil langkah prepentif agar kedua orang gila dapat segera mendapatkan pengobatan.

“Waktu ditemukan dalam kondisi tanpa menggunakan pakaian. Demi menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sampaga, kami berinisiatif untuk membawanya ke RS jiwa di Makassar agar bisa mendapatkan pengobatan,” ucap Kapolsek Sampaga Iptu Mukhtar Mahdi. Rabu (6/6/2018).

Kedua orang gila itu bernama Ladai (35), dan Heru (26), keduanya beralamat di Tarailu Kecamatan Sampaga. Yang pada akhirnya personil Polsek Sampaga melakukan evakuasi dengan memakaikan baju serta membawanya ke RSU Dadi Makassar (RS jiwa).

Kapolsek mengatakan, sebelum membawanya ke RS, Kami melakukan koordinasi ke pihak keluarga pasien sakit jiwa, Pemerintah Kecamatan Sampaga, Dinsos Mateng, puskesmas Sampaga, dan ke perangkat desa.

“Hasilnya, disepakati untuk dilakukan upaya mengamankan kedua orang gila itu. Kemudian dimandikan, dan diberikan pakaian serta kita bawa ke RSU Dadi Makassar untuk mendapatkan pengobatan,” kata Kapolsek.

Dengan menggunakan ambulance milik puskesmas, kedua orang gila itu dibawa ke RSU Dadi Makassar dan dikawal oleh anggota personil Polsek Sampaga bernama Bripda Muh. Dirga didampingi pihak keluarganya.

“Kita sudah bawa ke RSU Dadi Makassar untuk dilakukan pengobatan,” katanya.

Kapolsek berharap, dengan tindakan ini, kedua orang itu bisa mendapatkan perawatan di RS jiwa dan segera bisa kembali normal (sembuh).

Dengan menggunakan Ambulance, kedua orang gila itu di bawa ke RS jiwa di Makassar.

“Semoga dengan mendapatkan perawatan yang intensif di RS jiwa, bisa kembali normal,” harapnya.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *