Ajbar: ABM-Enny Gagal Menata Birokrasi

Sulawesi Barat

Mapos, MamujuĀ – 12 Mei 2018 mendatang, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) – Enny Angraeny Anwar (Enny) genap setahun memimpin Provinsi Sulawesi Barat.

Pada 12 Mei 2017 lalu, ABM-Enny dilantikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara bersama dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Banten dan Kepulauan Bangka Belitung.

Setahun pemerintahan ABM-Enny dengan gagasan Maju Malaqbi, mendapat tanggapan dari anggota DPRD Sulbar dari Fraksi PAN, Ajbar Abdul Kadir.

Ajbar menilai pemerintahan ABM-Enny dalam satu tahun terakhir ini bisa dikatakan gagal.

“Saya menganggap pemerintahan ABM-Enny gagal dalam menata birokrasi” kata Ajbar saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di d’Maleo Hotel Mamuju, Senin (7/5/2018) kemarin.

Paling penting yang harus diselesaikan ABM-Enny, kata Ajbar, adalah dari aspek penataan birokrasi yang merupakan kunci dalam memperbaiki pemerintahan.

“Sebagai partai pengusung, hal ini sudah saya sampaikan. Ini adalah PR yang harus secepatnya dituntaskan untuk menata daerah dengan baik,” kata Ketua PAN Polman ini.

Jika dipersentasekan dalam hal aspek kinerja ABM-Enny menata birokrasi, hanya berada pada angka 50 persen sekian.

“Ini harus final, tidak ada lagi kekosongan dalam birokrasi. Saya dari sekian orang yang tidak sepakat mengganti kepala dinas tapi yang diangkat adalah pelaksana tugas (Plt). Ini akan repot artinya ABM-Enny belum siap menata birokrasinya,” tutur Ajbar.

Kedepan Ajbar berharap, Ali Baal mengedepankan profesionalisme dalam melakukan pengangkatan pejabat. Siapapun, darimana pun selama punya kapasitas untuk duduk pada suatu jabatan harus didorong.

Sementara dari espek pembangunan dalam satu tahun pembangunan infrastruktur di Sulbar datar-datar saja. Tidak ada hal yang berubah secara signifikan.

“Keberlanjutan pembangunan menjadi hal yang sangat mendasar,” terangnya.

Menurut Ajbar, hakekat perubahan adalah keberlanjutan, sehingga harapan saya apa yang diletakkan oleh Gubernur sebelumnya, dapat dilanjutkan dan dua kali lebih baik dari sebelumnya.

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *