Ada 13 calon tunggal di Pilkada 2018

Pilkada

Mapos, Jakarta – Hingga Kamis (11/01) siang terdapat 13 daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon di pilkada.

Perhelatan pemilihan kepala daerah 2018 di 171 provinsi, kabupaten, dan kota diwarnai dengan munculnya satu pasangan calon saja. Ini terjadi di 13 daerah, menurut data Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Kamis (11/01) siang pukul 14.00.

Ilustrasi

“Tadinya ada di 19 daerah, tapi kemudian ada yang mendaftar sehingga di daerah-daerah yang tadinya calon tunggal sekarang terdapat dua atau tiga pasangan calon,” kata komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi.

Pramono mengatakan pilkada tetap akan diselenggarakan meski hanya ada satu pasangan calon dan berdasarkan undang-undang, maka calon tunggal akan disandingkan dengan kolom kosong.
Munculnya calon tunggal juga terjadi saat diselenggarakan pilkada pada 2015 dan 2017.
Tapi mengapa hanya ada satu pasangan calon?

Politisi Partai Gerindra, Ferry Juliantono, mengatakan penyebab utamanya adalah beratnya syarat yang harus dipenuhi partai politik untuk mengajukan calon kepala daerah.

“Ada syarat ketercukupan jumlah kursi (di DPRD) yang membuat partai tak bisa secara independen mengusung calonnya. Partai harus bekerja sama dengan partai-partai lain untuk bisa mengajukan calon,” jelas Ferry.

Berdasarkan UU No.10/2016 tentang Pilkada, maka partai atau gabungan partai dapat mendaftarkan pasangan calon jika telah memenuhi persyaratan perolehan paling sedikit 20% dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau 25% dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan anggota DPRD di daerah yang bersangkutan.

Dalam beberapa kasus, situasi ini membuat calon -terutama calon petahana- ‘melakukan penguasaan jumlah kursi dari partai-partai yang ada’.

Syarat ‘berat’

Ini biasanya dimungkinkan, kata Ferry, ketika calon tersebut bisa ‘membeli’ atau ‘memonopoli’ kursi-kursi yang ada dan juga punya popularitas dan elektabilitas yang tinggi, yang jauh melebihi popularitas dan elektabilitas figur-figur lain yang ingin terjun di pilkada.

Berikut Data Pilkada dengan calon tunggal :

1. Kota Prabumulih, Sumsel
2. Kabupaten Lebak, Banten
3. Kabupaten Tangerang, Banten
4. Kota Tangerang, Banten
5. Kabupaten Pasuruan, Jatim
6. Kabupaten Karanganyar, Jateng
7. Kabupaten Enrekang, Sulsel
8. Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut
9. Kabupaten Tapin, Kalsel
10. Kabupaten Puncak, Papua
11. Kabupaten Mamasa, Sulbar
12. Kabupaten Jayawijaya, Papua
13. Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumut.

(Mahmud) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *