1 Tahun Kepemimpinan, Janji Kampanye ABM-Enny Belum Terbukti

Sulawesi Barat

Mapos, Mamuju¬†–¬†Wakil Ketua Gerakan Pemuda Anti Korupsi (Gerpak) Sulbar, Muhammad Al Gani Qastalani, mengatakan satu tahun pemerintahan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) dan wakilnya Enny Anggraeni Anwar (Enny) belum memperlihatkan perkembangan signifikan. Ini mengacu pada berbagai program kerakyatan dan janji-janji kampanye.

Secara objektif, mengukur kinerja suatu pemerintahan harus didasarkan pada janji-janji kampanye sebelum terpilih. Pada konteks ini, seberapa serius pemerintahan ABM-Enny mewujudkan janji-janjinya dengan Sulbar Malaqbinya yang menjadi slogan selama ini?

Pemuda Sulbar ini menjelaskan dalam waktu satu tahun ini, peningkatan infrastruktur menunjukkan gejala pesimistik alias kendur.

“Infrasturktur dan kesehatan serta ekonomi juga sedang dalam tahap kritis. Ini berdasarkan beberapa para meter,” katanya. Minggu (13/5/2018).

Pertama, janji ABM-Enny soal fasilitas kesehatan dan pelayanan yang hingga kini hanya janji semu. Ini yang terburuk dalam satu tahun terakhir dengan mundurnya 17 dokter serta aksinya para perawat honorer membuktikan bahwa peningkatan kesehatan belum mampu terealisasi selama ini hingga upah para perawat honorer.

Kedua, pendidikan yang katanya harus terjamin. Namun lagi-lagi belum terealisasi. Peningkatan fasilitas pendidikan belum terlihat.

Ketiga, peningkatan infrasturktur, ABM dalam kampanyenya mengatakan, akan memperbaiki infastruktur melebihi kerja dari mantan Gubernur sebelumnya. Bila infastruktur bagus, ekomomi rakyat juga bagus. Janji ini belum terlihat.

Keempat, menjadikan Mamasa sebagai destinasi wisata belum juga terbukti dan masih banyak lainnya yang hingga saat ini belum terealisasi. Hingga terjadi kegaduhan soal bagi-bagi proyek.

“Dari parameter tersebut, bisa disimpulkan bahwa selama satu tahun pertama ini, pemerintah ABM-Enny belum mampu membuktikan janji-janji perubahan sesuai slogannya Sulbar Malaqbi, belum mampu memberi arti yang signifikan. Masih banyak rapor merahnya,” katanya.

“Mari kita menunggu langkah nyata yang dilakukan ABM-Enny pada masa 2 tahun berikutnya,” tutupnya.

(fitri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *