1 Tahanan Polsek Urban Mamuju Ditemukan Gantung Diri

  • 11 Nov 2018
  • Peristiwa
  • Sudirman Al Bukhori
  • 49
Foto/Istimewa




Mapos, Mamuju – Polsek Urban Mamuju dibuat gempar setelah ditemukan 1 tahanan berisinial AM (31) ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sel tahanan, diduga gantung diri.

Kapolres Metro Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan mengatakan, saat ini jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sulbar. Ia mengungkapkan korban pertama kali ditemukan gantung diri dengan seutas tali pukul 12.30 Wita oleh petugas piket, Minggu (11/11/2018).

“Kita sudah lakukan olah TKP dan sudah evakuasi korban ke RSUD,” ujarnya.

Dari TKP, korban ditemukan menggantung dengan tali.

“Dia memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, diduga mungkin malu,” ucapnya.

AM merupakan tahanan dari kasus penipuan dan penggelapan Polsek Urban Mamuju. Atas kasus tersebut polisi juga telah memeriksa petugas piket.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban kami, para petugas piket tetap kami periksa dan kami juga sudah menyampaikan hal ini kepihak keluarga korban,” pungkasnya.

Kapolres mengatakan, kejadian ini, kami terbuka dan tidak menutup-nutupi. Kami selalu transparan biar teman-teman pers tahu tanpa harus bertanya terlebih dahulu.

Kapolres mengungkapkan, saat berada diruang tahanan, korban sendiri. Korban diketahui gantung diri disaat akan diberikan makan siang.

“Korban sendiri di ruang tahanan. Tidak ada tahanan lain. Petugas piket yang menjaga mengetahuinya disaat akan diberikan makan siang kepada korban,” ungkapnya.

Foto/Istimewa

Sebelumnya, AM (31), ditangkap polisi karena melakukan penipuan dan penggelapan. Akibat ulah pelaku, H. Sandi anak dari H. Cabu pengusaha SPBU mengalami kerugian sebesar Rp 23 juta.

“Kita tangkap pelaku di Makassar, pada Jumat 10 November 2018, sekitar pukul 23.00 Wita, bekerja sama dengan anggota jatanras Polsek Ujung Pandang,” jelas Kapolres Metro Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan. Minggu (11/11/2018).

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan polisi nomor, LP/77/XI/2018/Sulbar/Res. Mamuju/Sek. UR. Mamuju, tanggal 07 November 2018, dengan pelapor H. Sandi.

Menurutnya, sebelum menggelapkan uang, pelaku sempat mengambil uang di dompet yang terletak diatas mobil korban sebesar Rp3 juta serta ATM milik korban. Kemudian pelaku memakai ATM korban dan menarik uang sebanyak Rp13 juta. Tak hanya itu, pelaku kembali beraksi dengan mendatangi SPBU di jalan Poros Simpang dua, kali Mamuju dan mengambil uang sebesar Rp8 juta dengan membawa nota dan dalih disuruh H. Sandi.

“Uang yang diambil dari korban semuanya Rp23 juta,” katanya.

(usman)

loading...

Instagram

  • Instagram Image
  • Perjuangan Muh. Dimas Ayogya Julianto hingga juara umum 3 nasional pra yuinor A Grand Indonesia Open Archery Championship
  • Penyerahan hadiah
  • Demi olahraga dan panahan di Sulbar khususnya...lbh baik 👍
  • Bersama coach andalan, pak Andre Vieneth 😍😍😍😍😍

Ikuti Kami...