​Warga Mamuju Kesulitan Elpiji 3 Kg

Mamuju
Mapos, Mamuju – Warga di sejumlah kelurahan di Mamuju sejak beberapa hari ini kesulitan elpiji 3 kg.
Stok ketersediaan tabung elpiji ini banyak yang kosong di pengecer dan juga di pangkalan. Beberapa kawasan di Mamuju yang stok ketersediaan elpiji terhambat tersebut di antaranya adalah warga Kelurahan Binanga, Kelurahan Karema, Keluarahan Rimuku, Kelurahan Mamunyu dan Kelurahan Simboro. Akibat ketiadaan stok elpiji kosong, banyak warga kebingungan.
“Saya jauh-jauh dari Bambu ke agen-agen elpiji yang di kota Mamuju, ternyata ya sama, tidak ada stok,” kata Bambang, warga Kelurahan Mamunyu. Selasa (14/8/2018).
Hal yang sama juga dialami seorang pengecer dari Kelurahan Binanga, H. Rahman. Rahman mengaku sudah keliling banyak tempat untuk mencari elpiji 3 kg, tapi tidak ada satupun yang tersedia.
“Kalaupun ada ya rebutan dan adu cepat sama yang lain,” ungkap Rahman yang juga dibenarkan Ardi, warga Binanga.
Sementara salah seorang karyawan pangkalan di elpiji di Kota Mamuju, Nasir mengaku selama beberapa hari ini mereka belum mendapat pasokan dari agen. Akibatnya, di tempatnya hanya ada tumpukan tabung elpiji kosong. Padahal jika pasokan normal, setiap hari mendapat jatah 80 tabung isi.
Nasir menyebut, beberapa kali pihaknya sudah berupaya bertanya ke agen dan hanya dijawab jika Delivery Order (DO) habis.
Menurutnya, kondisi seperti di tempatnya bekerja juga dialami pangkalan lainnya. “Dua hari tidak kami tidak mendapat pasokan dari agen,” kata Nasir.
Hal senada juga diutarakan warga Karema, Asdar. Ia berharap, agar pemerintah serius memperhatikan kondisi ini, apalagi menjelang idul adha kelangkaan elpiji 3 kg sangat terasa.
Elpiji 3 kg langkah.
“Pemerintah harusnya serius memperhatikan kelangkaan elpiji ini. Sebentar lagi idul adha, tentu kami sangat membutuhkan gas untuk masak,” pintanya.
(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *